Teater Boneka Buatan UMS Bernuansa Seks Edukasi untuk Siswa SD

Selasa, 10 Juli 2018 21:38:31
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
Teater Boneka Buatan UMS Bernuansa Seks Edukasi untuk Siswa SD

Surabaya (beritajatim.com) - Universitas Muhammadiyah Surabaya hari ini menggelar kegiatan pro anak, yakni teater boneka dengan tajuk pendidikan seksual pada anak.

Kegiatan ini merupakan Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat yang dibiayai oleh Kemenristek Dikti dengan memanfaatkan limbah tekstil atau kain perca.

Nelida merupakan kependekan dari Boneka Limbah Cerdas, yakni boneka tangan yang dibuat dari kain perca atau limbah tekstil untuk dijadikan teater boneka dalam panggung kecil untuk dimainkan oleh para siswa SD dengan cerita yang bertemakan pendidikan seksual.

Teater Boneka Nelida kali ini menceritakan tentang Timun Emas yang diberikan pemahaman oleh ibunya mengenai pendidikan seksual. Dalam ceritanya, terdapat pemahaman tentang bagian bagian mana saja dari tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain dan budaya malu.

Menurut Erica Ayu Damayanti, ketua kelompok Nelida kegiatan ini selain untuk edukasi pendidikan seksual anak juga membantu dalam mengurangi masalah limbah tekstil.

"Meningkatnya kasus pelecehan seksual anak khususnya di Surabaya menjadi pemicu kami untuk membuat sarana ini, karena teater boneka ini masih menjadi pilihan yang mampu menarik minat anak-anak jadi edukasi lebih mudah diserap dan dicerna. selain itu ini juga upaya mengurangi global warming karena limbah tekstil," ujarnya, Selasa (10/7/2018).

Kegiatan yang dihadiri puluhan siswa SD dari beberapa sekolah di sekitar UMS, mendapat sambutan yang positif dari para penontonnya.

Anak-anak tersebut mengaku menjadi mengerti mengenai bagian tubuh mana saja yang menjadi privasi.

"Ya tau, ndak boleh pegang dada teman perempuan terus mana saja aurat laki-laki dan perempuan dan gak boleh pipis sembarangan," ujar Andik, siswa kelas 3 dari SD Hidayatul Ummah Surabaya. [adg/ted]

Tag : ums

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan