Apa Kabar Kasus Kebocoran UNBK SMP di Surabaya?

Senin, 02 Juli 2018 14:34:57
Reporter : Ibnu F Wibowo
Apa Kabar Kasus Kebocoran UNBK SMP di Surabaya?
Foto: Ilustrasi.

Surabaya (beritajatim.com)--Kasus kebocoran soal UNBK di jenjang SMP diharapkan DPRD Kota Surabaya tidak berhenti penyidikannya. Terlebih lagi penyidikan yang dilakukan Inspektorat Kota Surabaya.

"Kan dulu PPNS Inspektorat sempat menegaskan akan menyidik lebih lanjut terkait ada tidaknya PNS, selain Kepala Sekolah, yang terlibat dalam kasus itu. Nah harus terus dilanjutkan ini. Jangan berhenti," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Junaedi.

"Jangan sampai ketika Kepala Sekolah sudah ditersangkakan, lalu kasusnya mandek dan janji untuk penyelidikannya tidak diteruskan," tambahnya.

Politisi Partai Demokrat ini meminta agar pihak Inspektorat senantiasa pada komitmennya agar dunia pendidikan di Kota Surabaya bisa lebih baik lagi.

"Tidak boleh mandek atau dipetieskan. Harus lanjut agar siapa-siapa yang terlibat bisa diungkap dan jadi pembelajaran," tegas pria yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kota Surabaya ini.

Sebagai informasi, saat ini Polrestabes telah menetapkan tiga tersangka pada kasus itu. Ketiganya adalah IM (38) dan TH (45) yang merupakan teknisi komputer dan staf Tata Usaha, serta KE selaku Kepala Sekolah di SMPN 54 Surabaya.

Di sisi lain, pada beberapa edisi dengar pendapat sebelumnya, Komisi D DPRD Kota Surabaya juga meminta agar Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya M. Iksan bertanggung jawab hingga mengundurkan diri dari jabatan yang diamanahkan kepadanya.[ifw/air]

Tag : unbk bobor, surabaya

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan