Ratusan Siswa TPQ Masjid At Taqwa Ikuti Taklim Kids 2018

Jum'at, 11 Mei 2018 20:43:16
Reporter : M. Ismail
Ratusan Siswa TPQ Masjid At Taqwa Ikuti Taklim Kids 2018

Sidoarjo (beritajatim.com) - Guna meningkatkan ketaqwaan menjelang bulan Ramadan, Taman Pendidikan Quran (TPQ) Masjid At Taqwa Taman, Sidoarjo, menggelar "Taklim Kids" 2018. Acara ini diikuti ratusan anak didik TPQ setempat.

Kata pemateri kegiatan Achmad Firdaus Assabil, kegiatan ini diadakan sebagai upaya untuk meningkatkan ketaqwaan anak menjelang bulan suci Ramadan.

"Tema dalam kegiatan ini yakni,  'Bunda, Kasih Sayangmu Sepanjang Masa'. Dalam artian saat ini masih banyak anak-anak yang belum maksimal dalam membalas kasih sayang orang tua," katanya, Jumat (12/5/2018).

Dai cilik itu menjelaskan, semua manusia bisa ada di dunia ini karena adanya bunda sebagai orang tua yang melahirkan ke dunia. Seorang ibu yang mengandung anaknya selama sembilan bulan, bukanlah hal yang mudah.

Bisa jadi dalam setiap hari penuh dengan tantangan dan juga cobaan yang harus dilalui. Setelah sembilan bulan mengandung, seorang ibu juga harus berjuang dan bahkan harus mempertaruhkan nyawa mereka saat proses kelahiran.

"Untuk itu, jangan sampai anak itu berani atau membantah perintah baik dari orang tua, terutama kepada bundanya. Anak, dalam membalas kasih sayang orang tua, terutama ibu, harus maksimal dan semulia mungkin," tambah siswa asal Surabaya itu.

Firdaus juga berharap, teman-teman yang ada di TPQ Masjid At Taqwa, setelah melalui kegiatan ini bisa lebih maksimal lagi dalam membahagiakan orang tua mereka, salah satunya dengan patuh dan tidak 'ngambek' kepada orang tua.

Di sela kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi doa bersama, mendoakan KH Sholeh Qosim selaku pengasuh Pondok Pesantren Bahauddin Al-Isma'iliyah Ngelom Taman Sidoarjo yang telah wafat pada Kamis (10/5/2018).

"KH Sholeh Qosim adalah ulama dari Sidoarjo yang pernah berjuang demi bangsa dan negara, saat ini telah wafat," imbuhnya.

Lebih jauh Firdaus menguraikan, jika dulu KH Sholeh Qosim berjuang dengan mengangkat senjata, menggunakan fisik untuk melawan penjajah, maka saat ini bisa berjuang dengan cara lainnya.

"Salah satunya berjuang dengan menggunakan ilmu melalui lomba-lomba dalam rangka menaikkan derajat dan tidak lagi dipandang rendah," pungkas Firdaus. [isa/but]

Tag : tpq

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan