Tak Boleh Ngajar, Oknum Guru Cabul Masuk 'Kotak'

Selasa, 13 Februari 2018 09:04:22
Reporter : Yusuf Wibisono
Tak Boleh Ngajar, Oknum Guru Cabul Masuk 'Kotak'
Sejumlah polisi saat berjaga di halaman SMP Negeri 6 Jombang

Jombang (beritajatim.com) - Dinas Pendidikan Jombang bersikap tegas terkait adanya oknum guru berinisial ME yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 25 muridnya. Saat ini guru tersebut ditarik ke dinas atau masuk 'kotak'.

Selain itu, dinas juga mempersilakan polisi untuk mengusut kasus tersebut. "Saat ini yang bersangkutan kita tarik ke dinas. Kami juga minta agar guru tersebut mengikuti proses hukum yang berlaku," ujar Kepala Dinas Pendidikan Jombang Budi Nugroho ketika dikofirmasi permasalah tersebut.

Budi mengatakan, pihaknya baru mengetahui kasus tersebut pada Senin (12/2/2018) kemarin. Yakni saat belasan wali murid mendatangi SMP Negeri 6 Jombang guna mengadukan masalah tersebut. "Selanjutnya, proses hukum kita serahkan ke polisi," kata mantan Wakil Direktur RSUD Jombang ini, Selasa (13/2/2018).

Seperti diberitakan, oknum guru Bahasa Indonesia itu diduga melakukan pelecehan seksual kepada 25 muridnya. Modusnya, ME meminta murid perempuannya menjalani rukyah. Murid tersebut diminta buka baju. Nah, dari situlah pencabulan dilakukan.

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya berjanji segera melakukan penyelidikan kasus yang mencoreng dunia pendidikan itu. Agung juga mencatat, sebanyak 25 murid menjadi korban pelecehan oknum guru bertubuh gempal itu. [suf]

Tag : pelecehan seksual

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan