Puluhan Murid SMP Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Guru

Senin, 12 Februari 2018 12:25:10
Reporter : Yusuf Wibisono
Puluhan Murid  SMP Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Guru

Jombang (beritajatim.com) - Puluhan murid SMP Negeri 6 Jombang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum gurunya sendiri. Hal itu terkuak setelah para wali murid mendatangi sekolah yang berada di Desa Dapirkejambon, Jombang itu, Senin (12/2/2018).

Para wali murid mendesak agar sekolah bersikap tegas. Yakni, memberhentikan oknum guru berinisal ME dan memproses kasus tersebut ke polisi. 

Awalnya, belasan wali murid itu bergerombol di depan sekolah. Namun kehadiran mereka ditemui oleh kepala sekolah.

Wali murid yang datang ke sekolah itu kemudian diajak ke salah satu ruangan untuk melakukan dialog. Selain guru dan wali murid, hadir pula Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto. "Kami minta oknum guru tersebut segera proses hukum," kata Yanto, salah satu wali murid.

Yanto mengatakan, tindakan asusila guru tersebut terbongkar saat salah satu murid perempuan menolak ketika diminta membuka baju. Modus yang digunakan guru bahasa Indonesia itu dengan meminta murid-muridnya menjalani rukyah. Itu dilakukan baik di sekolah maupun luar sekolah.

"Sudah banyak murid yang menjadi korban. Makanya kami meminta agar guru tersebut segera diproses hukum. Juga dipecat," kata Yanto menegaskan.

Sayangnya, ME tidak ada di sekolah ketika pertemuan tersebut dilakukan. Menurut keterangan Kepala SMP Negeri 6 Suprayitno, ME sudah seminggu tidak masuk kerja. Sekolah sendiri tidak tahu keberadaan guru bertubuh gempal tersebut.

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto membenarkan adanya kasus tersebut. Pihaknya berjanji, akan menyelidiki kasus pelecehan seksual tersebut. "Data sementara, yang menjadi korban 25 murid perempuan," ujar Agung. [suf/ted]

Tag : pelecehan seksual

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan