Penderita Gizi Buruk Menganti Terima Bantuan

Kamis, 25 Januari 2018 08:06:33
Reporter : Deni Ali Setiono
Penderita Gizi Buruk Menganti Terima Bantuan

Gresik (beritajatim.com)- Derita Muhammad Fajar (12) penderita gizi buruk asal Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik bakal semakin ringan. Itu setelah ada uluran tangan dari salah satu koperasi. Yakni, Koperasi Bina Syariah Umum (KBSU) Gresik.

"Kami siap membantu," ujar Direktur KBSU Gresik, Muhammad Muslikh, Kamis (25/01/2018).

Petinggi KBSU sengaja datang ke rumah Muhammad Fajar yang saat itu ditemani kedua orang tuanya, Wijayanti (37), dan Ahmad Baidowi (42). Muhammad Muslikh terharu saat melihat Fajar tidur di kasur yang dibeber di atas tanah.
 
"Kami memang terlambat, tetapi kami terpanggil untuk membantu. Apalagi, melihat kondisi keluarga. Kebetulan di koperasi kami ada program KBSU Berbagi," ujar mantan Ketua PC IPNU Gresik itu.
 
Dalam kesempatan itu, KBSU Berbagi menyerahkan bantuan uang tunai. Harapanya, uang tunai itu dapat dibelikan susu khusus buat korban serta dipakai untuk terapi korban.
 
Selain bantuan tunai, lanjut Muslikh, koperasinya juga siap membantu bila memang sewaktu-waktu keluarga korban kesulitan biaya untuk berobat, atau terapi maupun membeli susu khusus.
 
Sementara, ibu kandung Muhammad Fajar, Wijayanti, merasa terbantu adanya uluran tangan KBSU. Sebab, sampai saat ini pihaknya kesulitan untuk membeli susu khusus dan terapi.

Untuk susu harganya Rp500 ribu, dan terapi Rp 150 ribu, dua kali dalam seminggu. "Kami sangat terbantu dan berterima kasih," ungkap Wijayanti.
 
Seperti diberitakan, Muhammad Fajar diduga mengalami gizi buruk. Akibatnya, dari fisiknya dia terlihat masih berusia 4 tahun. Padahal, umurnya sudah 12 tahun berjalan. Sebelum menderita, korban sempat dirawat di RSUD Ibnu Sina. Namun, karena saat itu tidak dapat menebus obat yang diperkirakan Rp3 juta, korban dibawa pulang kembali oleh orang tuanya. [dny/suf]

Tag : gizi buruk

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan