Di Jombang, Ada Materi Seputar Khilafah Dalam Ujian Semester

Rabu, 06 Desember 2017 22:03:45
Reporter : Yusuf Wibisono
Di Jombang, Ada Materi Seputar Khilafah Dalam Ujian Semester

Jombang (beritajatim.com) - Materi Ujian Akhir Semester (UAS) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Jombang, banyak mendapat sorotan. Pasalnya, salah satu materi tersebut memuat masalah khilafah dan jihad.

Tentu saja, hal itu membuat resah berbagai pihak. Keresahan itu salah satunya datang dari Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jombang. "Kami menyesalkan masuknya konten khilafah di lembar soal UAS tersebut. Kami menduga ada pihak yang sengaja menyusupkan materi itu dengan tujuan memperjuangkan sistem khilafah," ujar Ketua PC ISNU Jombang Hanan Majdy (Gus Hanan), Rabu (6/12/2017).

Gus Hanan mengatakan, pihaknya menerima banyak pengaduan masyarakat yang mengeluhkan materi UAS MAN yang diujikan 5 Desember kemarin. Penelusuran ISNU, kata Gus Hanan, total 50 soal, 10 diantaranya mengenai khilafah. Selain soal khilafah, materi ujian juga mengenai majelis syura dalam Islam serta jihad.

"Materi UAS soal khilafah jelas-jelas bersumber dari kurikulum. Dengan demikian, para murid dipastikan akan diajarkan sistem pemerintahan khilafah, termasuk aturan-aturan terkait pemerintahan khilafah," ujarnya.

Akibat dari itu, menurut Gus Hanan, langsung ataupun tidak langsung bisa mengancam keutuhan NKRI. "Apalagi jika tidak diajarkan secara utuh. Siswa sepenggal-sepenggal memahami khilafah, dan siswa gampang terpengaruh jika bersentuhan dengan kalangan yang memperjuangkan sistem khilafah," tambahnya. 

ISNU juga menyayangkan soal pemilihan ‘fiqih siyasah’ yang diangkat dalam materi ujian tersebut. Padahal belum mendesak, karena masih banyak fiqih yang seharusnya lebih diutamakan. Dengan kejadian ini, ISNU akan melakukan kajian khusus bersama tim ahli pendidikan dan ahli agama terhadap materi tersebut.

Maksum, guru mata pelajaran fiqih pada MAN Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang Kota membenarkan masuknya materi khilafah dalam UAS MAN Kelas XII kali ini. Namun menurutnya, khilafah yang dimaksud adalah khilafah yang diterapkan pemerintah Indonesia saat ini.

Maksum yang juga anggota Majelis Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fiqih ini mengakui, semula sejumlah guru sempat mengajukan pertanyaan, mengapa khilafah dimasukkan. Namun setelah diberi pengertian, para guru bisa memahami. "Makanya soal ini tetap diujikan," katanya beralasan. [suf]

Tag : ujian semester

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan