Rebut Juara di Rumania, LZY Visual ITS Siapkan Video Mapping Tema Budaya Indonesia

Selasa, 26 September 2017 21:32:55
Reporter : Fahrizal Tito
Rebut Juara di Rumania, LZY Visual ITS Siapkan Video Mapping Tema Budaya Indonesia

Surabaya (beritajatim.com) - Enam mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya akan presentasikan video mapping yang mengunggulkan kebudayaan Indonesia berjudul "Sorot Merah Putih di Benua Biru" dalam kompetisi PALAS IASI Urban Ensemble di Rumania 26 Oktober mendatang.

Ke enam mahasiswa yang tergabung dalam tim LYZ Visual ini diantaranya Esa Perkasa Novesada, Mohammad Edo Barudy, Akbar Maulana S, Haris Wiratina, Tedi Mursalat, dan Dwi Prasetyo.

Esa Perkasa Novesada, Ketua tim LYZ Visual, menjelaskan "Sorot Merah Putih di Benua Biru" sengaja disiapkan dalam kompetisi yang digelar perusahaan IULIUS karena selain bertujuan untuk mengangkat nama Indonesia, juga memperkenalkan budaya dan ciri khas negara Indonesia di luar negeri.

"Selain menyesuaikan tema yang diangkat yaitu Paint with Light. Konsep ini menggunakan istilah Merah Putih sebagai bendera kebangsaan Indonesia. Pada video mapping berdurasi 4,25 menit itu menampilkan ikon khas Indonesia seperti batik, tarian, burung merak, Garuda Wisnu Kencana dan topeng khas Indonesia," tutur Esa Perkasa, Selasa (26/9/2017).

Dalam strategi untuk menyisihkan para finalis dari Jerman, Rumania, Ukraina dan Prancis ini, Esa Perkas dan kawan-kawan menyorot tiga jenis topeng yang
mencirikan budaya Indonesia yaitu topeng reog, topeng ludruk dan topeng barong.

"Kami ingin menunjukkan bahwa hiburan tidak selamanya hanya berupa tarian, lagu dan akting. Tetapi hiburan bisa juga diperoleh lewat permainan lampu dan
animasi serta kombinasi lagu dan tarian yang disebut video mapping," ungkapnya.

Ia mengatakan, sejauh ini progres dari LZY Visual sudah rampung sebanyak 50 persen. serta tanpa mengalami kendala yang berarti. Namun Esa beserta tim  masih terkendala biaya untuk berangkat ke Rumania.

"Dalam pengerjaan kami sudah memiliki bekal di skala regional yang sudah pernah melakukan project. Hanya saja dana untuk keberangkatan tim masih belum terkumpul dan saat ini kami masih mengajukan proposal kepada para alumni,"katanya.

Kepala Departemen Desain Produk Industri ITS, Ellya Zulaika ST MSn. Sekaligus pembina kompetisi video mapping itu yakni bahwa tim binaannya dapat membawa pulang prestasi dan dapat membangkakan bangsa Indonesia.

“Bagi kami juara itu hanya satu, yakni juara satu. Jika ditanya target kami maka pastilah menjadi juara pertama,” tegasnya. (ito/kun)

Tag : its

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan