Berapa Gaji Sopir Angkot di Banyuwangi? Ini Rinciannya

Rabu, 13 September 2017 13:12:51
Reporter : Rindi Suwito
Berapa Gaji Sopir Angkot di Banyuwangi? Ini Rinciannya

Banyuwangi (beritajatim.com) - Kondisi arus penumpang di Terminal Brawijaya, Karangente, Banyuwangi hingga kini terpantau lengang. Meski demikian, para pelaku angkutan umum tak pernah kehabisan pelanggan atau merasa sepi penumpang.

Buktinya, setiap hari mereka tetap eksis menduduki lokasi barak pemberhentian terakhir angkutan umum di kota gandrung itu.

Bahkan, senyum mereka tetap saja mengembang meski penghasilan dari angkotnya belum terkirakan.

Lalu lalang mobil berwarna kuning trayek umum kota Banyuwangi makin sibuk. Kala hari mulai terang atau saat penumpang penghuni sekolahan berdatangan. Tapi siapa sangka, meski dalam kondisi yang sepi tak berpenumpang mereka masih tetap eksis menjadi penopang kebutuhan.

Jika dihitung, penghasilan sopir angkot di Banyuwangi ini cukup lumayan. Hitungan kasarnya, rata-rata hasil bersih tarik angkot Rp 100 ribu perhari. Artinya, mereka dapat mengantongi panghasilan Rp 3 juta sebulan.

Hasil itu belum ditambah kontrak dari program angkutan pelajar gratis yang diluncurkan oleh Pemerintah Banyuwangi. Besarannya, mencapai Rp 1,3 juta perbulan. Bila dijumlah, mereka mampu mengantongi uang senilai Rp 4,3 juta perbulan.

Tapi, nilai itu belum dipotong biaya BBM senilai Rp 400 ribu dan setoran ke pemilik angkot sekitar Rp 400 ribu. Secara penuh, para sopir angkot akan mendapat hasil sekitar Rp 3,5 juta perbulan. Angka yang cukup lumayan jika dibandingkan dengan UMK Banyuwangi.

Adanya, program angkutan pelajar gratis memang cukup membantu para sopir angkot di Banyuwangi. Pasalnya, mereka tak lagi berpeluh resah mengenai biaya operasional ataupun setoran. Karena, sudah ada aliran dana yang menutupinya.

Meski demikian, banyak sopir yang beranggapan angka kontrak yang diberikan masih kurang. "Kalau bisa kontraknya sampai Rp 2 juta, jadi kita bisa dapat sisanya cukup untuk pemasukan pribadi," kata Mujiono salah seorang sopir angkot, Rabu (13/9/2017).

Pertanyaannya, sejauh ini hanya terdapat 32 armada yang mendapat kontrak angkutan pelajar gratis dari pemerintah. Kabarnya, hanya mereka yang berada di bawah naungan koperasi tertentu yang mendapat jatah itu. Sementara bagaimana nasib puluhan sopir angkot lainnya?.(rin/ted)

Tag : pelajar, angkutan gratis

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan