Sampaikan Pesan Perdamaian, Ini yang Dilakukan UMSurabaya

Senin, 11 September 2017 23:28:50
Reporter : Fahrizal Tito
Sampaikan Pesan Perdamaian, Ini yang Dilakukan UMSurabaya

Surabaya (beritajatim.com) - Meski lebih dikenal dengan kampus berbasis Islam, namun Senin (11/9/2017) sore, dilapangan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya terdapat simbol umat Kristiani yakni salib. Tidak hanya itu, lambang tangan dewa dan juga simbol dari keagamaan yang dianut oleh masyarakat Indonesia juga nampak.

Ternyata sekitar 7 lambang-lambang itu dibuat oleh 2113 mahasiswa baru UMSurabaya dalam pembukaan MOX (Mastama, Ordik dan Expo UKM 2017) yang bertujuan untuk merespon kondisi terkini tentang maraknya aksi kekerasan yang sering menyeret agama.

Khoirul Anam, Ketua Kordinator Komisariat lkatan Mahasiswa Muhammadiyah UMSurabaya menjelaskan bahwa acara tersebut untuk menyampaikan pesan perdamaian kepada dunia bahwa Indonesia sebagai negara yang masih aman.

"Kami ingin dunia tetap damai tanpa ada kekerasan, apalagi saat ini Indonesia tengah disorot bahwa nyaris berselisih. Namun sebenarnya itu tidak akan terjadi di Indonesia. Karena Indonesia masih bersinergi dengan lintas agama," ujarnya.

Simbol keagamaan ini dibuat oleh ribuan maba (mahasiswa baru). Mereka berbaris rapi dengan membawa lembaran kertas warna-warni, setelah itu dibentangkan ke atas, untuk menghasilkan simbol-simbol tersebut.

"Ini cara kita sebagai mahasiswa akan memaknai perbedaan agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Selain itu, dalam acara tersebut juga diberikan 20 beasiswa kepada mahasiswa asing asal Thailand. Beasiswa tersebut merupakan kerjasama Muhammadiyah dengan Southern Border Province Administrative Center dan Muslim Education Development Association of Thailand.

Rektor UMSurabaya, Dr. dr. Sukadiono, MMJ menjelaskan, tahun ini pihaknya mengalami peningkatan pendaftar yang signifikan. Karena hal tersebut, UMSurabaya memberikan banyak beasiswa kepada masyarakat. Bukan hanya masyarakat Indonesia, tapi juga masyarakat di ASEAN.

"Tahun ini kami memberikan 30 beasiswa bidik misi kepada masyarakat yang kurang mampu dan 20 mahasiswa asing untuk bisa berkuliah di sini. Selain itu, kami menerima mahasiswa darmasiswa layaknya perguruan tinggi lain dengan tujuan mengenalkan Indonesia dan kekayaan budaya yang kita miliki," tutur Suko panggilan akrabnya.

Selain itu, tambahnya, tahun ini adalah tahun yang membanggakan bagi UM Surabaya. "Pencapaian yang telah kami raih cukup banyak. Salah satunya adalah menjadi kampus utama kopertis 7. Beberapa juara inovasi telah kami raih dan penambahan aset panting untuk kemajuan kampus telah kami lakukan," tandasnya. [ito/suf]

Tag : universitas muhammadiyah

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan