12 Barang Antik Tiga Dinasti Cina Dihibahkan ke Museum Unair

Selasa, 29 Agustus 2017 23:48:02
Reporter : Fahrizal Tito
12 Barang Antik Tiga Dinasti Cina Dihibahkan ke Museum Unair

Surabaya (beritajatim.com) - Museum Sejarah dan Budaya Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mendapatkan tambahan 12 koleksi baru yakni barang barang antik dari tiga dinasti peradaban Cina.

Barang antik itu didapatkan dari keluarga Aminuddin yang merupakan profesor peneliti Museum Nasional Republik Indonesia.

Putra dari keluarga Aminuddin, Mohammad Faisal Hasan Mujaddin saat penyerahan secara simbolis, Selasa (29/8/2017) menuturkan, barang antik koleksinya itu berasal dari ribuan tahun yang lalu yang berasal dari dinasti Ming, Jing, Sung, maupun Tang.

"Benda-benda antik itu merupakan keunikan dan proses sejarah yang mahal. Oleh karenanya jika dinominalkan setara dengan 750 ribu dolar Singapura," ujar Mohammad Faisal.

Alumnus program Master of Art, Lasalle College of The Art, Singapore itu menjelaskan banyak kolektor berlomba-lomba untuk memiliki benda-benda itu, karena selain keunikan dan sejarah yang terkandungnya.

"Sebenanya barang ini bisa dikategorikan murah dan mahal, tapi tergantung dari keunikan dan sejarah kepemilikan barangnya. Kenapa demikian? karena keunikan dan histori yang memiliki peran sangat penting," jelasnya.

Selain itu, tambahnya, faktor historis bagaimana benda tersebut bisa ditemukan. Seperti di Amerika dan Hongkong terdapat alat pendeteksi tanah yang dapat digunakan dalam memprakirakan umur semuah barang.

"Alat itu berfungsi untuk mendeteksi umur tanah. Selanjutnya, dari prakiraan umur yang didapat, dapat dilakukan riset mendalam mengenai sebuah benda bersejarah dari keterangan yang diperoleh itu yang membuat semua barang antik dapat dikategorikan murah dan tidaknya," paparnya.

"Sayangnya, Indonesia belum memiliki peralatan ini. Sehingga ada juga praktik pemalsuan barang antik yang tiruannya banyak beredar di pasaran," imbuhnya.

Edy Budi Santoso, Koordinator Museum Sejarah dan Budaya Unair, mengatakan koleksi baru ini merupakan barang antik dan akan menambah koleksi baru dari sebelumnya yang sebelumya hanya sebatas barang peninggalan dari dalam negeri.

"Penambahan koleksi ini dapat menambah wawasan kepada mahasiswa maupun generasi muda lainnya. Karena warisan budaya bukan saja memiliki nilai historis yang tinggi namun juga memiliki nilai nominal yang tidak sedikit. Semuanya sangat berharga dan masuk katalog cagar budaya," tandasnya. [ito/suf]

Tag : unair

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan