Warning Gus Ipul: Kepala Sekolah Jangan Pungli

Jum'at, 11 Agustus 2017 14:46:26
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Warning Gus Ipul: Kepala Sekolah Jangan Pungli
Wagus Jatim Gus Ipul bersama Kadis Pendidikan, Syaiful Rahman. [Foto: antok/bj.com]

Surabaya (beritajatim.com)--Pemprov Jatim berupaya melakukan tindakan promotif dan preventif terhadap kasus pungli di sekolah. Salah satunya, penyusunan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) yang harus melibatkan komite sekolah dan wali murid.

Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai Ketua Tim Saber Pungli Pemprov Jatim mengatakan, kepala sekolah harus inovasi kreatif terutama dalam mengelola anggaran yang bersumber dari SPP, dana BOS dan sumbangan dari sekolah.

"Kepala sekolah menyadari ada hal yang memang diperbolehkan, dan ada yang tidak," ujar Gus Ipul kepada wartawan di Hotel New Grand Park Surabaya, Jumat (11/8/2017).

Orang nomor dua di lingkungan Pemprov Jatim ini pun menyadari, sekolah perlu biaya yang tak kecil dalam mengembangkan sekolah dan meningkatkan kualitasnya. Namun, perlu diperhatikan juga aturan dan ketentuan harus diikuti. "Saya bersyukur masa transisi (pengelolaan) bisa dilewati dengan baik," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Saiful Rahman mengingatkan, kepala sekolah harus lebih berhati-hati sekarang. Peralihan dari kabupaten ke pemprov, banyak pihak menyoroti SMA/SMK. Setiap tindakan selalu menjadi kritik dan pengawasan banyak kalangan.

"Kami memberikan bimbingan untuk menyusun RKAS. Supaya mereka terlepas dari saber pungli," kata Saiful Rahman.

Dia melanjutkan, saat ini dana SPP telah ada regulasi dari surat edaran (SE) gubernur. Dengan hitungan menggunakan IPM, indeks daya beli masyarakat sebagai dasar penerapan SPP. "Setiap kabupaten berbeda nilainya," tandasnya. [air/tok]

Tag : pungli

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan