22 Bocah SD Ikut Lomba Bercerita Tentang Gresik

Kamis, 10 Agustus 2017 00:26:32
Reporter : Deni Ali Setiono
22 Bocah SD Ikut Lomba Bercerita Tentang Gresik

Gresik (beritajatim.com) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik punya cara tersendiri untuk mendorong minat baca bagi murid sekolah dasar sederajat. Dinas yang mewadahi perpustakaan, dan kearsipan itu mengadakan lomba bertitel Gresik bercerita 2017 yang diikuti 22 siswa se-Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik, Siti Jaiyaroh menuturkan, lomba kali ini diikuti oleh 22 peserta se-Kabupaten Gresik. Para peserta adalah perwakilan dari 18 Kecamatan. Tiap kecamatan ada yang mengirimkan 3 orang, ada juga yang 2 orang, bahkan hanya 1 orang. Para peserta diwajibkan membawakan cerita religius yang ada di Gresik.

"Banyak cerita sejarah yang berhubungan dengan Gresik yang sudah dibukukan. Mereka tinggal mencari dan memilih salah satunya. Lomba ini agar semuanya tergerak untuk sadar literasi dan tak hanya terpusat pada gadget semata," tuturnya, Rabu (9/8/2017).

Salah satu peserta, Sabrina Naswa Syahrani siswa Kelas IV SDN Petrokimia Gresik mengaku senang bisa ikut lomba ini. Dirinya, hobi membaca buku cerita terutama cerita Nabi dan Rosul.  "Pada lomba ini saya akan bercerita tentang Sunan Giri dan sudah hafal ceritanya," ujarnya.

Wabup Gresik M.Qosim menyatakan, lomba bercerita ini sangat positif mengingat generasi anak-anak saat ini yang minat bacanya cenderung menurun. "Saat ini anak-anak lebih suka membuka gadget daripada membaca buku," ungkapnya.

Ia menambahkan, melalui lomba tersebut diharapkan juga peran orang tua agar tidak henti-hentinya menggugah minat baca sejak dini. Pasalnya, dengan begitu akan tercipta karakter kepribadian anak.

"Orang tua jangan bosan-bosan mendorong minat baca kepada anaknya di tengah serbuan gadget dan hiburan berbau IT," tandasnya. [dny/suf]

Tag : literasi, perpustakaan

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan