Unej Membangun Desa Masuk 22 Program Inovatif Indonesia

Selasa, 25 Juli 2017 23:39:19
Reporter : Oryza A. Wirawan
Unej Membangun Desa Masuk 22 Program Inovatif Indonesia

Jember (beritajatim.com) - Universitas Jember mencatatkan diri sebagai salah satu dari perguruan tinggi yang memiliki program inovatif yang masuk dalam 22 Program Inovatif Indonesia 2017.

Program inovatif perguruan tinggi negeri di Kabupaten Jember itu adalah program Universitas Membangun Desa (UMD). Program ini terpilih dalam ajang Inovasi Indonesia Forum dan Expo 2017 di Jakarta Convention Center (19-21/7/2017).

Acara ini diprakarsai Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, serta United Nations Development Programme (UNDP), dengan tema 'Kolaborasi Pemerintah Daerah Untuk Pencapaian SDGs'.

Direktur Program UMD Universitas Jember Hermanto Rachman mengatakan, ajang Inovasi Indonesia Forum dan Expo 2017 adalah ajang tahunan bagi segenap pemangku kepentingan pelaksana program Suistanable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Mereka terdiri atas pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi, pemberi dana maupun pihak lainnya.

"Ajang ini digelar dalam rangka memperkenalkan praktik-praktik inovatif yang telah dilakukan. SDGs sendiri adalah program UNDP dalam rangka menurunkan angka kemiskinan, pemberantasan gizi buruk pada anak, penyediaan akses air bersih dan program lainnya," katanya, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Universitas Jember, Selasa (25/7/2017).

Program UMD dipuji karena berhasil membangun Program Sistem Administrasi dan Informasi Desa (SAID) di Bondowoso. Motornya adalah para mahasiswa Unej yang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2016 lalu.

"Dari semula hanya sepuluh desa yang melaksanakan SAID, kini bertambah menjadi 81 desa. Bahkan sudah ada desa yang mampu mengelola potensi desanya. Salah satu desa tersebut adalah Desa Glingseran Kecamatan Wringin yang kini terkenal sebagai Desa Wisata dengan destinasi wisata berupa mata air Dewi Rengganis," kata Hermanto. [wir/suf]

Tag : universitas

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan