Dispendik: Dana Bosda Pendidikan Gratis Jember Rp 104 M Belum Cair

Kamis, 20 Juli 2017 18:30:35
Reporter : Oryza A. Wirawan
Dispendik: Dana Bosda Pendidikan Gratis Jember Rp 104 M Belum Cair

Jember (beritajatim.com) - Dinas Pendidikan Kabupaten Jember masih belum mencairkan program pendidikan gratis (PPG) atau dana bantuan operasional sekolah daerah (bosda) Rp 104 miliar sejak Januari 2017 hingga hari ini. Dana ini dianggarkan dalam APBD Kabupaten Jember 2017.

Hanya BOS nasional untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang sudah direalisasikan dua kali.Hal ini disampaikan Sekretaris Dispendik Jember Suko Winarno kepada wartawan, Kamis (20/7/2017). "Belum, masih tetap seperti waktu hearing dengan Komisi D yang terakhir. Perkembangannya masih tetap seperti yang disampaikan saat itu," katanya.

Namun Suko tetap optimistis. "Juli ini insya Allah mudah-mudahan bisa (cair). Kami masih perlu lebih mendalami petunjuk teknisnya," katanya.

Sementara itu BOS yang berasal dari anggaran pendapatan belanja nasional sudah direalisasikan 30 persen dan 40 persen kepada masing -masing sekolah. "Tapi tahap kedua juga untuk pembelian buku," kata Suko.

Dalam rapat kerja dengan Komisi D DPRD Jember dengan Dinas Pendidikan, di gedung parlemen, Selasa (13/6/2017) malam, terungkap bahwa masalah petunjuk teknis masih belum kelar. "Kami sedang mem-finishing juklak dan juknis terkait PPG ini, sehingga PPG berjalan sesuai regulasi dan aturan. Kami intensif dengan Bagian Hukum untuk menyelesaikan juklak dan juknis ini," kata Kepala Dispendik Jember Bambang Haryono.

Bambang mengatakan, PPG menjadi atensinya. "Bukan kami mengulur-ulur," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Jember Kusni menyatakan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis program pendidikan gratis (PPG) atau bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) tinggal dimatangkan.

Kusni mengatakan, pendataan untuk realisasi PPG atau Bosda sudah siap. "Karena kehati-hatian saya terkait masalah ini, kami betul-betul mencari informasi tentang pencairannya, biar di belakang hari tidak terjadi masalah. Karena ini program baru, masih mencari jalan bagaimana lancar tapi di belakang tidak ada masalah," katanya. [wir/but]

Tag : pendidikan, jember

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan