Lima Hari Bersekolah, Kadispendik Jatim : Cocok Diterapkan di SMA/SMK Jatim

Rabu, 14 Juni 2017 21:36:32
Reporter : Fahrizal Tito
Lima Hari Bersekolah, Kadispendik Jatim : Cocok Diterapkan di SMA/SMK Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Saiful Rahman nyatakan SMA/SMK yang telah dikelolanya, siap menerapakan masa belajar lima hari di sekolah, sesuai perencanaan yang diungkapkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurutnya, sebelum adanya Surat Keputusan (SK) Menteri belum diturunkan, namun anstisipasi, persiapan dan solusi di sekolah SMA dan SMK Jatim sudah dilakukan.

"Sistem lima hari bersekolah itu memang cocok untuk SMA karena sebagai bekal pengayaan persiapan masuk perguruan tinggi. Sedangkan SMK untuk memperbanyak praktek sebagai bekal untuk magang ataupun berkerja di perusahaan dan juga menyesuaikan jam kerja di perusahaan yang biasanya pulang jam 4 sore,”  tutur Saiful Rahman saat ditemui di kantornya, Rabu (14/6/2017).

"Agar para siswa SMK magangpun seperti jam kerja jadi tidak ngantuk," imbuhnya

Mantan kepala Badan Diklat Jatim ini mengungkapkan. Di Jatim tidak banyak sekolah yang pararel. Kalaupun sekolah yang digabung dengan diniyah juga tetap bisa berjalan. Apalagi diniyah termasuk pendidikan karakter. Kalau di Kepulauan sekolah SMA dan SMK juga menyesuaikan standarnya.

“Di tingkat nasional memang sudah permendikbud, jadi kami ya sudah melaksanakan juga tingkat SMA dan SMK. Tapi kalau tingkat SD dan SMP harus dipertimbangkan geografis, sarana prasarana dan aspek lainnya,” ungkapnya.

Sedangkan SDM pengajar, tambahnya. Sudah langsung bisa menuntaskan kewajiban mengajarnya. Sehingga tidak perlu menuntaskan jam belajar dengan menambah jam mengajar di sekolah lain.

"Sebelumnya, untuk menuntaskan jam mengajarnya  para guru biasanya menambah di sekolah lain. Tapi dengan adanya sistem itu para guru tidak perlu mengeluarkan tenaha lebih ekstra lagi," tandasnya. (ito/kun)

Tag : dispendik

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan