Kepala Sekolah Ini Menyesal Bikin Trauma Siswa Sebelum UN

Rabu, 03 Mei 2017 22:00:21
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Kepala Sekolah Ini Menyesal Bikin Trauma Siswa Sebelum UN

Malang (beritajatim.com) - Kepala Sekolah SD Negeri III Lowokwaru, Kota Malang, Tjipto Yuhwono mengaku bersalah jika terapi konsentrasi yang ia lakukan kepada 4 siswa justru membuat trauma sebelum pelaksanaan Ujian Nasional.

Padahal Ujian Nasional tinggal dua pekan lagi. Tjipto mengaku sudah berkomunikasi dengan 4 siswa itu, dengan memberi trik dan meminta untuk mengatur waktu sebelum ujian nasional.

"Saya juga meminta setiap hari Sabtu setelah Shalat Duha dilanjut istighosah agar siswa tenang menghadap ujian nasional," kata Tjipto, Rabu (3/5/2017).

Kepala sekolah mengatakan, dirinya bersedia menerima sanksi mutasi dari Dinas Pendidikan Kota Malang asal terbukti bersalah dalam insiden itu. "Saat ini saya minta pelayanan ke anak-anak tetap seperti biasa," ucapnya.

Sedangkan soal pelaporan ke kepolisian, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan Kota Malang. "Saya sudah melakukan dua kali mediasi dari saya dan orangtua, hasilnya saya bikin surat pernyataan, pertama tidak akan saya ulangi dan kedua saya mohon maaf," ujar Tjipto.

"Jika ada sanksi dari insiden ini saya dimutasi, saya legowo jika itu sesuai prosedur. Kalau ada proses hukum saya serahkan ke Dinas Pendidikan," tandasnya. (luc/kun)

Tag : unbk, unas, smp

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan