Sehari, Dua Warga Mojokerto Dipasung Dievakuasi

Senin, 17 April 2017 17:08:07
Reporter : Misti P.
Sehari, Dua Warga Mojokerto Dipasung Dievakuasi

Mojokerto (beritajatim.com) - Dalam waktu satu hari, petugas dari Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto mengevakuasi dua warga yang mengalami gangguan jiwa. Keduanya merupakan warga Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Evakuasi pertama dilakukan terhadap Usman (39) warga Dusun Sambiroto, Desa Mlaten yang dirantai lebih dari satu tahun. Sementara evakuasi kedua terhadap warga Dusun Mlaten, Desa Mlaten, Kuswaji (48) yang telah dipasung selama lebih dari 20 tahun karena gangguan jiwa.

Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinsos Kabupaten Mojokerto, Liyanto mengatakan, tahun 2017 merupakan tahun bebas pasung. "Sehingga setiap ada pemasungan akan kami datangi dan dievakuaei ke RSJ Lawang. Hari ini, ada dua yang kita evakuasi ke RSJ Lawang," ungkapnya, Senin (17/4/2017).

Masih kata Liyanto, karena yang mengevakuasi pihak pemerintah daerah maka biaya pasien gangguan jiwa selama di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Kabupaten Malang yakni pemerintah. Hingga minggu ketiga bulan April 2017, lanjut Liyanto, sudah ada 19 warga yang dievakuasi karena dipasung.

"Dipasung tidak hanya dalam arti sebenarnya dipasung tapi jika ada warga yang disendirikan di sebuah ruangan, itu juga dalam kategori dipasung. Selam ini, kita ada relawan dan laporan masyarakat, kita datangi dan assesment. Mereka akan diobati sampai sembuh," katanya.

Menurutnya, dari data yang dimiliki Dinsos Kabupaten Mojokerto, masih ada tiga warga lagi yang dipasung. Yakni di Kecamatan Sooko dua orang dan Dlanggu satu orang. Liyanto menjelaskan, jika satu orang di Kecamatan Dlanggu sudah didatangi namun pihak keluarga belum mengizinkan untuk dievakuasi.

"Sebanyak 19 warga yang dipasung tersebut tersebar di Kecamatan Ngoro, Trawas, Pacet, Dlanggu, Sooko dan Puri. Sesuai data kita, masih ada tiga lagi. Satu sudah kita datangi yang di Dlanggu tapi pihak keluarga belum mengizinkan untuk dievakuasi, sementara dua lagi di Kecamatan Sooko tapi belum kita datangi," jelasnya.[tin/kun]

Tag : pasung, mojokerto

Berita Terkait

Kanal Pendidikan & Kesehatan