Pekan Ngaji ke-2 Pesantren Bata-Bata Digelar 10 Hari

Selasa, 31 Januari 2017 13:27:52
Reporter : Samsul Arifin
Pekan Ngaji ke-2 Pesantren Bata-Bata Digelar 10 Hari

Pamekasan (beritajatim.com) - Kegiatan Pekan Ngaji ke-2 Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, akan digelar selama 10 hari. Terhitung sejak Rabu hingga Jum'at (1-10/2/2017) mendatang.

Kegiatan yang mengangkat tema 'Pesantren dan Kebudayaan' tersebut, nantinya akan digelar berbagai program. Mulai dari ngaji keislaman, kebudayaan, pendidikan, sosial, politik hingga orasi ilmiah yang akan disampaikan oleh salah satu tokoh asal Universitas Al-Azhar Cairo Mesir, Prof Dr Syekh Jamal Faruq el-Daqaq.

Untuk tiga hari pertama pelaksanaan, yakni mulai Rabu hingga Jum'at (1-3/2/2017). Kegiatan difokuskan pada lomba yang akan diikuti sebanyak 20 lembaga akselerasi otonom. Meliputi lomba debat bahasa Arab dan Inggris, lomba majalah dinding hingga Fahmi al-Kutub Fath al-Wahab dan Alfiah ibn Malik.

"Di hari ketiga pelaksanaan kita gelar Opening Ceremony yang akan di isi dengan program Ngaji Ubudiyah; praktik thaharoh dan salat perspektif empat madzhab yang akan disampaikan KH Abd Aziz Husni," kata Ketua Steering Committee (SC) Pekan Ngaji ke-2 Miftahol Arifin, Selasa (31/1/2017).

Usai tiga hari pelaksanaan lomba dan pembukaan pekan ngaji, berbagai program multi event akan digelar secara maraton. Dimulai dari Ngaji ITC (Informatian, Communication and Teknology); Pesantren berbasis ICT antara problematika dan idealitas oleh Agus Zainal Arifin (Dekan FTIF ITS Surabaya).

Berikutnya ngaji pendidikan; Inovasi Pesantren Memenuhi Tuntutan Pendidikan Multi Talenta oleh Zainuddin Maliki (Guru Besar UM Surabaya), Ngaji Islam dan Ekologi; tema Kearifan Lingkungan dalam Islam oleh Hamam Hadi (Rektor Universitas Alma Ata dan Guru Besar UGM Yogyakarta) dan ngaji membaca; Revitalisasi Minat dan Budaya Membaca Insan Pesantren oleh Imam Suprayogo (Mantan Rektor UIN Maliki Malang)

"Tidak hanya itu, nantinya para santri maupun alumni dan mahasiswa juga akan kami suguhkan dengan berbagai ketiatan lain. Seperti ngaji seni bertema Eksistensi Seni Suara dan Kaligrafi sebagai Media Dakwah Para Santri oleh Syafi'i Robelty dan Bustami, serta Kecerdasan Otak; Senam Kecerdasan oleh Sutiman Bambang Sumitro (Guru Besar Universitas Brawijaya Malang)," ungkapnya.

Bahkan pihaknya juga menyiapkan program ngaji Hukum dan Advokasi dengan tema Mewujudkan Impian Santri menjadi Advokat Profesional oleh empat pemateri sekaligus, yakni Subhan, Mohammad Nuril, Mohammad Hasby Assiddiqy, Rausi Samorano.

"Juga ada program ngaji Tibbun Nabawi, tema "Mencetak Tenaga Ahli Herbalis" oleh KS Untung (LEG HPA Indonesia) serta ngaji menulis bertema Menjadikan Santri Penulis Produktif oleh Satria Darma," imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, beberapa kegiatan ilmiah juga akan memanjakan para santri hingga malam perayaan puncak. "Jadi dalam kegiatan ini cukup banyak, termasuk juga ngaji pemikiran Islam, ngaji psikologi, ngaji Islam dan Sains, kajian tasawuf, ngaji hukum syariah, ngaji politik Islam, ngaji sastra hingga ngaji kewirausahaan dan enterprenear," tegasnya.

"Sementara pemateri dari kegiatan ini, mayoritas sangat kompeten di bidang masing-masing, seperti Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Ahmad Zahro yang akan membahas Hukum Syari'ah dan akan ditutup dengan orasi ilmiah bertema Pesantren dan Kebudayaan oleh Syeh Jamal Faruq el-Daqaq," pungkasnya. [pin/ted]

Tag : pesantren, pekan ngaji

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan