Lebaran, Dinkes Kabupaten Mojokerto Turunkan 90 Tenaga Medis

Jum'at, 01 Juli 2016 12:19:38
Reporter : Misti P.
Lebaran, Dinkes Kabupaten Mojokerto Turunkan 90 Tenaga Medis

Mojokerto (beritajatim.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto menurunkan 90 tenaga medis selama arus mudik dan balik lebaran.

Puluhan tenaga medis tersebut disiagakan di enam posko di wilayah hukum Polres Mojokerto untuk mengecek kesehatan para pemudik yang kebetulan singgah di posko.

Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul Yakin mengatakan, pihaknya menurunkan 90 tenaga medis untuk siaga lebaran dalam pantauan kesehatan selama arus mudik dan balik.

"Siaga lebaran mulai H-6 hingga H+7 Lebaran. Kami turunkan lebih dari 90 tenaga medis yang terdiri atas bidan dan perawat," ungkapnya, Jum'at (1/7/2016).

Masih kata Didik, puluhan tenaga medis tersebut berasal dari 27 puskesmas yang ada di Kabupaten Mojokerto. Mereka secara bergantian akan berjaga di enam posko lebaran tersebut yakni setiap posko ada tiga tenaga medis yang stand by ketika ada pemudik yang memilih istirahat atau berobat. Tim medis tersebut stand by di tiap posko hingga H+7 lebaran.

"Keenam posko yang menjadi lokasi tim medis itu ada di Mojosari, simpang tiga Pacet, Jalan Gajah Mada, By Pass Kenanten dan jembatan timbang Trowulan. Jika ada pemudik yang berobat di salah satu posko itu butuh penanganan lebih serius, maka bisa dirujuk ke RS yang ada di Kabupaten Mojokerto," katanya.

Selain menurunkan tim medis di posko, lanjut Didik, juga meminta 27 puskesmas untuk stand by saat mendekati lebaran hingga H+5 lebaran. Kondisi siaga juga akan dilakukan di setiap puskesmas saat lebaran, terutama yang memiliki rawat inap dengan tujuan jika ada pemudik yang sakit berat bisa tetap ditangani, termasuk ibu hamil yang mau melahirkan.[tin/ted]

Tag : dinkes bojonegoro

Berita Terkait

Komentar

Kanal Pendidikan & Kesehatan