Madura United Kembali Gandeng MBB Musim 2019

Sabtu, 05 Januari 2019 16:55:15
Reporter : Samsul Arifin
Madura United Kembali Gandeng MBB Musim 2019

Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC bakal kembali menggunakan brand apparel lokal asal Bogor, Maniak Baju Bola (MBB). Sekaligus memperpanjang jalinan kerjasama antar kedua belah pihak.

Kerjasama itu memasuki tahun keempat, terhitung sejak 2016. Sekalipun sempat terhenti semusim, tepatnya saat Madura United menggandeng Mizuno sebagai sponsor apparel. Namun akhirnya kerjasama dengan perusahaan asal Jepang, tidak berlanjut di musim 2018.

\"Sponsor apparel MBB sudah resmi, termasuk beberapa calon sponsor utama yang juga sedang negosiasi dengan Madura United,\" kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim, Sabtu (5/1/2019).

Selain itu, MBB juga bakal memproduksi tiga kostum resmi Madura United FC musim 2019. Meliputi kostum utama, kedua dan ketiga. \"Selain kostum resmi, nanti MBB juga akan menjadi penyuplai kostum latihan, kostum pemanasan, seragam perjalanan hingga seragam harian dan jaket seragam tim,\" ungkapnya.

\"Jadi nanti ada 12 jenis seragam yang akan diproduksi oleh MBB untuk Madura United, tiga kostum pertandingan, empat kostum latihan, tiga seragam perjalanan dan dua jaket. Semuanya disediakan pihak MBB dan mereka juga akan produksi duplikasi untuk melayani suporter, proses penjualan hanya di Ofisial Distro Madura United,\" jelasnya.

Hanya saja pihaknya enggan menjelaskan secara detail desain jersey tempur skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab, terlebih saat ini tengah dalam proses desain oleh Vice President Madura United Annisa Zhafarina. \"Tapi yang pasti, corak loreng merah putih akan tetap menjadi khas,\" tegasnya.

\"Dari itu kami berharap agar suporter yang ingin melakukan pembelian merchandise resmi atau original Madura United, bisa melakukan pembelian secara langsung melalui Distro Madura United. Bisa juga melalui pemesanan online,\" pungkasnya. [pin/suf]

Tag : madura united

Berita Terkait

Komentar

Kanal Olahraga