Ajukan Nota Protes atas laga kontra PSS Sleman

Komdis PSSI Panggil Manager Madura FC

Jum'at, 09 Nopember 2018 22:42:51
Reporter : Temmy P.
Komdis PSSI Panggil Manager Madura FC

Sumenep (beritajatim.com) - Menyusul nota protes yang diajukan managemen Madura FC atas laga kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI melayangkan panggilan terhadap manger klub berjuluk 'Laskar Jokotole'.

"Saya memberikan keterangan hampir 1,5 jam. Saya 'blak-blakan' ke Komdis PSSI tentang peristiwa yang terjadi saat laga tandang kami ke Sleman," kata Manager Madura FC, Januar Herwanto, Jumat (9/11/2018).

Menurutnya, salah satu hal yang ditanyakan oleh Komdis adalah dugaan pemukulan yang dialami pemain Madura FC, official, dan asisten pelatih Madura FC, Ismayana Arsyad oleh oknum suporter dan panitia saat laga di Sleman.

"Pada sidang komdis, Panitia Pelaksana (Panpel) Sleman juga dimintai keterangannya. Ternyata mereka mengakui ada pemukulan. Cuma versi Sleman, pemukulan hanya satu. Sedangkan versi kami ada enam pemain yang dipukul," ujarnya.

Karena itu, lanjut Januar, pihak Komdis PSSI dalam waktu dekat akan ke Sumenep, untuk mengkroscek kebenaran masalah pemukulan tersebut.

"Komdis akan datang langsung untuk menanyakan pada pemain-pemain kami yang menjadi korban pemukulan," ucapnya.

Januar mengungkapkan, pihaknya juga memprotes jargon suporter PSS Sleman yang provokatif dan tidak sportif di salah satu spanduk. 'Mboh yak opo carane pokok'e menang. Ra urusan'.

"Nah, jargon itu kan sangat tidak mendidik. Dan pihak komdis sepakat dengan kami soal jargon yang tidak sportif itu," katanya.

Menurut Januar, di hadapan Komdis PSSI, pihaknya juga mengungkapkan dugaan praktek mafia pesepakbolaan selama Madura FC menjalani kompetisi Liga 2.

"Pertandingan di Sleman kemarin sangat tidak beradab. Mudah-mudahan tidak ditiru oleh klub lain. Jangan sampai terjadi di tempat lain," harapnya.

Ia juga meminta agar suporter PSS Sleman tidak datang ke Sumenep saat laga di Stadion A. Yani, Senin (12/11/2018), demi mnghindari konflik antar suporter.

"Jangan sampai terjadi pertumpahan darah. Itu adalah dosa besar, kalau sampai ada korban gara-gara sepakbola," tandasnya. [tem/suf]

Tag : madura fc

Berita Terkait

Komentar

Kanal Olahraga