ITdBI 2018, Pembuktian Pebalap KOM

Selasa, 25 September 2018 14:09:29
Reporter : Rindi Suwito
ITdBI 2018, Pembuktian Pebalap KOM

Banyuwangi (beritajatim.com) - Chairman International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2018, Guntur Priambodo mengatakan perubahan lintasan etape yang dilakukan pada tahun ini bakal akan membuat perlombaan menjadi lebih seru.

Salah satunya, rute tanjakan Ijen yang biasanya bakal menjadi penentu jawara diletakkan di etape terakhir.

"Total ascend (tanjakan) pada tahun ini lebih banyak dibanding tahun kemarin, tahun ini sekitar 4.000 meter. Pembalap harus pandai atur strategi, terutama di rute tiga dan rute empat," kata Guntur.

Guntur menjelaskan, pada etape pertama (153,1 km) dari Kantor Pemkab dan finish di Rowo Bayu, Songgon, para pembalap akan langsung disuguhi rute menanjak di kawasan Sragi Songgon hingga finish di ketinggian sekitar 700 mdpl.

"Meski etape pertama, langsung ditantang rute menanjak, tanjakannya sudah masuk kategori dua dengan panjang tanjakan 10 km lebih. Di sini kita sudah bisa melihat siapa saja yang tergolong climber. Mereka bisa langsung mencari gap waktu di sini,” kata Guntur.

Masuk etape kedua (179,3 KM) pembalap akan melintasi rute flat. Titik start dari dari Stasiun Kalibaru dan kembali finish di Kantor Pemkab. Jika etape pertama memiliki tanjakan di akhir rute, tidak demikian halnya di etape kedua. Ini adalah etape para sprinter.

"Meski flat, ini merupakan rute terpanjang, sehingga cukup menguras tenaga. Ini kesempatan bagi sprinter untuk mencuri poin," kata Guntur.

Di etape tiga (139,4 KM), lanjut Guntur, tergolong rute berat karena rutenya selain ada tanjakan pembalap juga ada rolling. Rute ini mengambil start di Genteng. "Pembalap akan mulai menanjak di kawasan Songgon, lalu rolling (naik turun, Red.). Kemudian naik lagi di daerah Pakel untuk finish di Kantor Pemkab," kata Guntur.

Etape empat (127,2 KM), dengan rute Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran dan finish di Paltuding, Ijen. Dari awal start, kata Guntur, para pembalap sudah akan melewati tanjakan di daerah Kandangan. Banyak rute tanjakan yang akan dilewati hingga mereka menyusuri rute kaki Gunung Ijen.

"Dari awal rute, pembalap pasti akan terpecah-pecah, terbagi dalam peleton karena rutenya banyak tanjakan. Di sini bisa menjadi rute penentuan pemenang," pungkas Guntur. (rin/ted)

Tag : balap sepeda

Berita Terkait

Komentar

Kanal Olahraga