Ada Si Kembar di Skuad PSMP Musim Ini

Senin, 06 Nopember 2017 07:40:49
Reporter : Misti P.
Ada Si Kembar di Skuad PSMP Musim Ini

Mojokerto (beritajatim.com) - Mungkin sebagian suporter PS Mojokerto Putra (PSMP) belum tahu, jika tahun ini tim berjuluk The Lasmojo diperkuat pemain yang mempunyai saudara kembar. Meski saudara kembarnya tak turut memperkuat PSMP, namun keduanya merupakan pemain sepakbola.

Dia adalah Finky Pasamba. Pemain yang punya nomor punggung 16 ini memiliki saudara kembar yang saat ini memperkuat Persis Solo Gotong Royong, Fanky Pasamba. Pemain asal Morotai, Halmahera, Maluku Utara ini hanya terlahir lebih lambat satu menit dibanding saudara kembarnya.

"Saya kelahiran 28 April 1993, kakak saya lahir lebih dulu dan satu menit kemudian saya menyusul. Kami berdua sama-sama suka bola karena kami dilahirkan dari keluarga pesepakbola, bapak saya dulu juga pemain sepak bola," ungkapnya, Senin (6/11/2017).

Masih kata Finky, ayahnya Franky Pasamba merupakan kiper PSA Ambon di era 1993-an. Selain pemain bola, sang ayah merupakan anggota Polri yang terakhir bertugas di Sekolah Polisi Negara (SPN) Passo, Ambon. Dari sang ayah lah, pemain kembar identik ini berlatih sepak bola.

"Dari SD sudah dilatih sepak bola sama bapak dan kebetulan kami memang suka bola. Kami berdua dilatih bapak sendiri, di rumah. Di depan rumah merupakan lapangan buat kamu untuk berlatih sepak bola, kami tidak pernah belajar di SSB. Bapak yang melatih," katanya.

Finky menuturkan, awal karirnya di lapangan hijau dimulai tahun 2006 yakni PSPP Putra Polri 2006 kemudian di tahun yang sama bergabung dengan Medco U-15. Finky sempat merasakan bergabung dengan Tim Nasional (Timnas) U-16 di tahun 2007.

Kemudian di Asean Scholl tahun 2009, PS Badung tahun 2015, Bali United juga di tahun 2015, Nusa Ina FC di tahun 2016 dan terakhir bergabung dengan tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto, PSMP Mojokerto. Karir di sepak bola sempat vakum hampir enam tahun.

"Tahun 2010, bapak saya meninggal kemudian disusul ibu. Saya pun vakum di sepak bola sampai kembali lagi tahun 2015 dan bergabung dengan PS Badung. Karena saat itu, saya berfikir dari awal saya sudah menaruh masa depan saya di sepak bola dan saya juga tidak kuliah. Kalau tidak kembali, saya jadi apa?," ujarnya.

Pemain yang suka makanan bakso inipun memutuskan untuk kembali ke lapangan hijau di tahun 2015. Menurutnya, meski sama-sama pemain bola namun ia hanya dua kali satu tim bersama sang kakak yakni saat memperkuat Medco U-15 tahun 2006 dan Nusa Ina FC tahun 2016 musim lalu.

"Kedepannya, saya ingin sama kakak saya, sama-sama satu tim. Saya juga berharap, PSMP bisa lolos Liga 1 dan saya tetap bermain di sini (PSMP, red)," pungkasnya. [tin/suf]

Tag : psmp

Berita Terkait

Komentar

Kanal Olahraga