Bupati dan Wabup Jember Jamu Persid U17 di Pendapa

Kamis, 12 Oktober 2017 22:08:59
Reporter : Oryza A. Wirawan
Bupati dan Wabup Jember Jamu Persid U17 di Pendapa

Jember (beritajatim.com) - Bupati Faida dan Wakil Bupati Abdul Muqit Arief menjamu tim Persid U17 yang baru saja menjadi juara kompetisi sepak bola Liga Remaja Zona Jawa Timur, di Pendapa Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Kamis (12/10/2017).

Faida mengajak seluruh hadirin untuk bertepuk tangan memberikan apresiasi terhadap tim tersebut. "Setelah sekian lama, apalagi U17 nyaris tak terdengar, Persid tiba-tiba bangkit mengagetkan dunia. Mengagetkan Pak Tik (Manajer Persid U17 Sutikno) juga. Anak-anak bisa berhasil. Bangga Jember punya kalian," katanya.

"Orang sering kali lupa fokus kepada bola ini ke mana. Sering-sering bola tidak bicara bola, tapi bicara lainnya. Kepentingan pemuda-pemuda berprestasi, atlet-atlet berprestasi sering-sering dikalahkan kepentingan-kepentingan lain yang sebenarnya tidak nyambung sama bola. Bola sering dikalahkan oleh kepentingan politik, bola sering dikalahkan oleh kepentingan bisnis semata. Bola kadang-kadang kalah kepentingan prestasinya oleh kepentingan komersial. Kadang-kadang kepentingan pihak di luar bola lebih di depan daripada kepentingan insan-insan bola," kata Faida.

Faida mengingatkan, jika sepak bola masih tetap urusan prestasi dan sportivitas, dirinya akan bersama para pemain Persid. "Tapi ketika bola sudah ditunggangi kepentingan-kepentingan lain, ketika bola ditaruh belakang. Bicaranya bola, bajunya bukan bola. Isi kepalanya bukan bola, manajemennya bukan manajemen bola, bola menjadi tidak sehat. Berapa banyak kepala daerah ditangkap KPK gara-gara bola? Berapa banyak manajemen bola bermasalah urusan keuangan gara-gara bola. Hal-hal demikian seharusnya menjadi pembelajaran buat kita," katanya.

Namun, menurut Faida, bukan berarti sepak bola ditinggalkan karena risiko dalam mengurusnya. "Saya hanya mengajak Pak Tik, manajemen bola, pelatih, ofisial. Tak ada sukses yang bisa diraih dengan konsisten, kecuali dengan manajemen yang baik, kecuali dengan seleksi atlet yang bersih, terbuka, transparan, adil, memberi kesempatan yang sama. Dan saya lihat itu sudah mulai dilakukan dan sudah mulai membuahkan hasil," katanya.

Faida mengaku berpesan kepada Sutikno untuk memberi kesempatan kepada pemain-pemain asli daerah Jember untuk memperkuat Persid. "Penonton sudah siap, stadion sudah siap. Tapi kunci suksesnya adalah pemain bola berkualitas," katanya. [wir/but]

Tag : persid jember

Berita Terkait

Kanal Olahraga