Ini Penjelasan Dinas PUPR Soal Proyek Pembangunan Lintasan Atletik di Stadion Gajah Mada

Rabu, 13 September 2017 14:32:48
Reporter : Misti P.
Ini Penjelasan Dinas PUPR Soal Proyek Pembangunan Lintasan Atletik di Stadion Gajah Mada

Mojokerto (beritajatim.com) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Mojokerto menjelaskan jika proyek pembangunan lintasan atletik di Stadion Gajah Mada karena terkendala pasokan material.

Pihaknya akan segera menerbitkan surat teguran kedua karena belum juga melanjutkan pekerjaan.

Kepala Bidang Penataan Ruang, Dinas PUPR Pemkab Mojokerto, Renaldi mengakui, pekerjaaan ada keterlambatan namun pihaknya memastikan rekanan akan menyelesaikan proyek sesuai masa kontrak. "Ini sudah memberikan teguran pertama," ungkapnya, Rabu (13/9/2017).

Masih kata Renaldi, teguran pertama sudah diberikan ke rekanan CV Lancar Jaya yang berlaku selama 20 hari kedepan. Dalam 20 hari belum dipatuhi maka pihaknya akan menerbitkan surat teguran kedua. Menurutnya, saat diberikan teguran pertama tersebut rekanan menyampaikan terkendala material.

"Dalam memberikan surat teguran, kita mengadakan rapat dengan rekanan mendengar keluhan. Rekanan menyampaikan jika perusahaan yang menyediakan u-gutter mendahulukan Surabaya daripada Mojokerto. Sebenarnya ini masalah teknis rekanan, batas surat teguran pertama tanggal 17 September besok," katanya.

Renaldi, pihaknya akan memberikan surat teguran kedua jika belum juga melanjutkan pekerjaan. Setelah surat teguran kedua tersebut berlaku selama 14 hari, dalam 14 hari kedepan tak juga dilanjutkan maka kontrak akan diputus. Selain membangun lintasan, pihaknya juga membangun drainase serta menstandarkan ukuran lapangan.

"Prinsipnya jika material datang maka langsung dikerjakan. Pengerjaan proyek ada tahapan, untuk lelang selesai April dan baru menentukan jadwal, kita tidak melihat jadwal PSMP. Apalagi saat ini PSMP lolos babak 16 besar, stadion adalah ruang publik Mojokerto biar luas tidak hanya sepakbola maka kita bangun lintasan atletik," ujarnya.

Renaldi menambahkan, atlet dari cabang olahraga (cabor) aatletik banyak dari Kabupaten Mojokerto. Namun para atletik tersebut tidak punya tempat untuk menggelar latihan. Pembangunan lintasan atletik merupakan murni ide dari Pemkab Mojokerto sehingga dana pembangunan dari APBD Kabupaten Mojokerto 2017.

"Tanggal 23 September, dipastikan PSMP tidak main disini tapi kami yakin rekanan akan menyelesaikan pekerjaannya sesuai masa kontrak. Karena jika sudah menerima surat teguran kedua, biasaya rekanan akan segera menyelesaikan karena semua rekanan tidak ingin menerima surat teguran ketiga," tuturnya.

Pasalnya, jika rekanan menerima surat teguran ketiga maka akan diputus kontrak. Jika sudah diputus kontrak maka rekanan tersebut akan di black list selama tiga tahun tidak boleh mengerjakan proyek dimanapun. Saat ini pelaksanaan pembangunan proyek lintasan atletik di Stadion Gajah Mada yang dikerjakan CV Lancar Jaya dari Surabaya sebesar 50 persen.

"Kami baik PU maupun rekanan komitmen tepat waktu, PU juga akan jemput bola ke pabrik mendesak agar u-gutter untuk stadion didahulukan. Meskipun ini sebenarnya bukan tugas kita, untuk material lintasan lari sudah ada tapi yang menjadi kendala yakni u-gutter untuk drainase tujuannya agar lapangan tidak banjir saat hujan," pungkasnya.[tin/ted]

Tag : psmp mojokerto

Berita Terkait

Kanal Olahraga