Persela Kalah di Kandang Sendiri

Sabtu, 12 Agustus 2017 22:42:13
Reporter : Deni Ali Setiono
Persela Kalah di Kandang Sendiri

Lamongan (beritajatim.com) - Ambisi tuan rumah Persela Lamongan memetik poin penuh di kandang sendiri atas PSM Makassar kandas. Bermain dihadapan ribuan LA Mania, anak asuh Heri Kiswanto itu tersungkur 0-1 dari PSM dalam laga lanjutan kompetisi Liga 1 2017 di Stadion Surajaya, Sabtu (12/08/2017).

Gol semata wayang PSM diciptakan pemain asal Belanda sekaligus bertindak sebagai marque player, Willem Jan Pluim menit ke 85.

Duel Persela kontra PSM berlangsun seru, sejak babak pertama dimulai kedua kesebelasan memperagakan permainan menyerang. Persela banyak memperoleh peluang melalui striker mungilnya M.Fahmi Al Ayyubi.

Sayang, sundulan kepalanya masih bisa diamankan kiper PSM yang dikawal Rivky Mokodompit. Persela kembali memperoleh peluang keduanya lewat striker impornya, Ivan Carlos. Tendangan kerasnya di luar kotak pinalti ditepis oleh kiper Rivky.

Terus tertekan, PSM ganti melakukan serangan. Peluang pertama tim asal Makassar itu diperoleh melalui William Jan Pluim. Sundulan kepalanya masih membentur mistar gawang Persela yang dikawal Choirul Huda. Menjelang babak pertama berakhir, tak satupun gol terjadi alias masih imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, PSM lebih berinisiatif menekan Persela. Sebaliknya, Persela juga melakukan hal yang sama. Berkali-kali pergerakan liar M.Fahmi Al Ayyubi dan Samsul Arif Munip membahayakan pertahanan PSM yang digalang Hamka Hamzah dkk.

Menjelang babak kedua berakhir, tepatnya menit ke 85, PSM memperoleh tendangan sudut yang dilakukan Titus Bonai. Bola yang meluncur tepat di kepala William Jan Pluim, tanpa membuang kesempatan, pemain asal Belanda itu sundulanya mampu memperdaya kiper Persela, Choirul Huda. Sehingga, kedudukan menjadi 0-1 untuk PSM.

Tertinggal satu gol, pemain Persela mencoba mengejar ketinggalan. Namun, hingga babak kedua berakhir kedudukan masih tetap 0-1 untuk kemenangan PSM.

Menanggapi kekalahan ini, pelatih Persela Heri Kiswanto mengatakan, sebetulnya di babak kedua pemainnya meningkatkan tekanan. Gol yang terjadi karena kelengahan pemain dan kurang konsentrasi.

"Kekalahan atas PSM di kandang sendiri menjadi evaluasi terutama dalam bola mati. Termasuk diantaranya mental pemain saat melakukan service bola mati perlu diperbaiki ," katanya.

Sementara, Pelatih PSM Roberts Rene Albert kunci menuturkan, kunci kemenangan atas Persela adalah ketenangan dan bermain komprehensif. Di babak kedua pemain kami menguasai permainan. "Gol yang tercipta juga tidak lepas dari strategi kami di lapangan," tandasnya. [dny/suf]

Tag : persela, psm makassar

Berita Terkait

Kanal Olahraga