Liga 2

Ditahan PSMP 3-0, Ini Komentar Perssu Real Sumenep

Sabtu, 22 Juli 2017 20:01:31
Reporter : Misti P.
Ditahan PSMP 3-0, Ini Komentar Perssu Real Sumenep

Mojokerto (beritajatim.com) - Tim PS Mojokerto Putra (PSMP) berhasil menahan imbang tim tamunya, Perssu Real Sumenep di Stadion Wijaya Kusuma Bumimoro, Kodikal TNI AL, Perak, Kota Surabaya, Sabtu (22/7/2017) dengan skor akhir 3 -0. Berikut komentar kedua belah pihak.

Direktur Teknik Perssu Real Sumenep, Junaidi memprotes keputusan wasit yang terkesan berat sebelah. "Saya rasa teman-teman sudah maksimal, itu hasil akhir. Yang kami soroti adalah kepemimpinan tim wasit, tim Real Madrid saja jika dengan kepemimpinan wasit seperti itu tidak akan menang. Saya minta ke liga untuk memperbaiki kwalitas wasit seperti ini," ungkapnya.

Menurutnya, grup 6 merupakan grup rawan sehingga harus ada dari pihak liga yang harus memantau. Junaidi menjelaskan, banyak keputusan wasit yang memang tidak fair. Seperti tidak off side dinilai off side, namun hal tersebut dinilai Perssu Real Sumenep memang merupakan sepak bola Indonesia saat ini seperti itu.

"Saya tidak mau protes biar semua lihat, saya fokus mengkomentari wasit. Saya komentari yang hari ini, lapangan pindah kita ikut tidak ada masalah tapi liga harus ada tim pemantau. Di line up saja, perangkat pertandingan salah menulis nama pemain. Nomor 49 ditulis nomor 11, saya saat protes baru diganti" katanya.

Sementara itu, Pelatih PSMP, Redi Supriyanto mengaku bersyukur dengan kemenangan kali ini. "Pertandingan ini sangat melelahkan karena anak-anak baru mengenai medan dan baru mengetahui situasi lapangan. Intruksi kami, lawan Perssu harus melakukan pressure. Terus terang, main di luar sangat berpengaruh," ujarnya.

Karena situasi lapangan yang cukup keras sehingga berpengaruh ke permainan tim berjuluk The Lasmojo tersebut. Namun pihaknya mengucapkan terima kasih supporter PSMP yang tetap mendukung dengan datang langsung. Menurutnya, permainan anak asuhnya sudah berkembang.

"Tapi di menit akhir tertekan, babak pertama Perssu main long sehingga harus cover di belakang. Laga selanjutnya, harus curi poin dan bermainmaksimal. Jika kehilangan angka maka tersingkir di 16 besarz kami sudah intruksikan Isa di putaran kedua bermain tajam di lini depan dan terbukti dia memasukkan gol meski peluang pertama tidak membuahkan gol," tegasnya.[tin/kun]

Tag : perssu, psmp, liga 2

Berita Terkait

Kanal Olahraga