Unit PPA Polres Sidoarjo Tangani Langsung Kasus Penguburan Bayi Hidup-hidup

Kamis, 03 Januari 2019 09:50:35
Reporter : M. Ismail
Unit PPA Polres Sidoarjo Tangani Langsung Kasus Penguburan Bayi Hidup-hidup

Sidoarjo (beritajatim.com) - Kasus penguburan bayi secara hidup-hidup hingga akhirnya meninggal dunia, yang dilakukan oleh RM (18) pelajar asal Jalan Malik Ibrahim Kwangsan Kecamatan Sedati, kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Baik RM maupun ML ibu kandung bayi sudah menjalani pemeriksaan intensif Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo. Selain keduanya, saksi lainnya juga dimintai keterangan soal kronologis kejadian. \"RM dan ML sudah kami lakukan pemeriksaan secara intensif dalam kasus ini penguburan bayi,\" kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol M Harris Kamis (3/1/2019).

Harris menambahkan, dalam kasus ini, tersangka RM dilakukan penahanan di Rutan Mapolresta Sidoarjo. Untuk ibu kandung juga sebagai saksi dalam kasus ini. \"Si Laki memaksa, perempuan terpaksa nurut karena dipaksa,\" ungkap Harris.

Untuk si bayi, sambung Harris, juga sudah dilakukan investigasi medis jenazah untuk memeriksa sebab kematian atau otopsi kepada bayi. Seperti diketahui, bayi tak berdosa yang dikubur hidup-hidup oleh RM, adalah hasil buah percintaan di luar nikah antara RM dengan ML yang sama-sama masih pelajar SMK di kawasan Sidoarjo.

Bayi itu lahir pada saat tahun baru 2019 pagi. Bayi dilahirkan di kamar tidur Ang teman kedua sepasang kekasih tersebut. Diduga kedua sejoli itu takut sama orangtua dan lain sebagainya, akhirnya saat malam hari, keduanya (RM dan ML red,) serta dua teman lainnya, mendatangi makam di Desa Kwangsan Kecamatan Sedati, lalu mengubur hidup-hidup bayi tersebut dengan dibalut kain mori dan sarung.

Perbuatan biadab itu akhirnya diketahui warga setempat yang curiga ada bayi menangis di area pojok makam dan dilaporkan ke Mapolsek Sedati. Dari lokasi polisi menyita sejumlah barang sarung, kain mori dan cetok yang dibuat menggali liang lahat.

Bayi yang berhasil dievakuasi oleh polisi, kondisinya sudah meninggal dan dilarikan ke kamar mayat RSUD Sidoarjo. Dalam kasus ini, RM dijerat Pasal UU RI NO. 35 TH. 2014 Tentang Perubahan UU RI NO. 35 TH. 2002. Tentang Perlindungan Anak. Pasal 80 Ayat 4 KUHP. (isa/kun)

Tag : bayi dibuang

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal