Vigit Waluyo Menyerahkan Diri

Senin, 31 Desember 2018 11:41:05
Reporter : M. Ismail
Vigit Waluyo Menyerahkan Diri
Kajari Sidoarjo Budi Handaka (dua dari kiri)

Sidoarjo (beritajatim.com) - Janji Kejari Sidoarjo mentarget terpidana Vigit Waluyo yang kesandung kasus korupsi PDAM Sidoarjo dengan kerugian negara sebesar Rp 3 M, akhir 2018 dieksekusi ditepati.

Terpidana Vigit Waluyo akhirnya menyerahkan diri sebelum ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo melakukan langkah eksekusi. \"Vigit menyerahkan diri dengan diantar keluarganya Jumat (28/12/2018) lalu,\" kata Kajari Sidoarjo, Budi Handaka, Senin (31/12/2018).

Vigit buron sejak Juli 2018 dalam kasus tersebut. Setelah kasusnya divonis oleh Mahkamah Agung dalam tingkat Kasasi. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, Vigit langsung dijebloskan ke Lapas Kelas 1A Sidoarjo. \"Sudah dimasukkan di Lapas Delta,\" tandasnya.

Disinggung soal penyerahan diri Vigit apakah sebelumnya ada himbauan kepada keluarga atau sahabat dekat Vigit? Budi Handakan menyatakan tidak pernah. DPO memang sudah ditetapkan. Itu bagian dari anjuran agar memenuhi kedatangan ke Kejari Sidoarjo. \"Selain berikhtiar, saya juga terus berdoa agar capaian target akhir 2018 terpenuhi. Dan syukur akhirnya Vigit menerahkan diri,\" imbuhnya.

Selain kasus korupsi, belakangan nama Vigit Waluyo banyak diperbincangkan karena disebut-sebut terlibat dalam kasus mafia sepakbola di Indonesia. Termasuk pengaturan skor dan sebagainya.

\"Soal masalah mafia bola, bukan ranah Kejari Sidoarjo. Kejari Sidoarjo melaksanakan tugasnya sesuai dari putusan MA soal kasus korupsi di Sidoarjo,\" tegasnya menutup. (isa/kun)

Tag : korupsi, vigit waluyo

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal