Pembunuhan Bapak 3 Anak di Kediri, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Jum'at, 23 Nopember 2018 18:58:12
Reporter : Nanang Masyhari
Pembunuhan Bapak 3 Anak di Kediri, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat
Rokani menunjukkan foto semasa hidup adiknya (korban).

Kediri (beritajatim.com) – Kematian Baedowi (40) warga Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri ditangan Ali Mukhson (36) memukul keluarganya. Pihak keluarga minta pelaku dihukum berat sesuai perbuatannya.

Pernyataan itu disampaikan Rokani (45) kakak korban. “Sikap keluarga, minta supaya pelaku dihukum seberat beratnya. Karena anaknya (korban) masih kecil-kecil,” ucap Rokani ditemui di rumah duka, Jumat (23/11/2018).

Baedowi memiliki tiga orang anak. Kesehariannya, anak kedua dari tiga bersaudara ini bekerja sebagai buruh tani. Menurut Rokani, selama ini hubungan rumah tangga adiknya harmonis.

“Terkait kabar terlibat asmara dengan istri pelaku, kami tidak tahu. Karena setahu kami hubungan keluarga Baedowi harmonis,” imbuh Rokani. Kini, istri korban masih sangat shock. Pihak keluarga berusaha memenangkannya.

Berdasarkan cerita istri korban kepada Rokani, sehabis magrib itu, adiknya keluar rumah. Baedowi hanya pamit untuk pergi bermain. Tetapi tidak menyebut tempat yang akan dituju. Sang istri juga tak menaruh curiga apapun, karena korban kerap pergi keluar.

“Kami tidak tahu dia hendak pergi kemana. Hanya pamit untuk pergi bermain kepada istrinya. Tahu-tahu, kami sudah mendapatkan kabar bahwa korban sudah meninggal dunia dengan kondisi beberapa luka di tubuhnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Satreskrim Polresta Kediri tengah memintai keterangan Ali Mukshon (36) pelaku pembunuhan sadis terhadap Baidowi (40) bapak tiga anak asal Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Ali Mukshon menyerahkan diri ke Polsek Banyakan sesaat setelah melancarkan aksinya, Kamis (22/11/2018) malam.

Dalam keterangan ke hadapan penyidik, Ali mengaku, terbakar api cemburu. Pasalnya, sang istri disukai oleh korban. Bahkan, pelaku curiga keduanya telah berselingkuh. Akhirnya dia menyusun siasat untuk menjebak korban dengan cara mengajak ketemuan di TKP dengan mengirimkan pesan melalui whatsapp massager  dari nomor HP istrinya. (nng/ted)

Tag : pembunuhan kediri

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal