Korupsi Bupati Malang, KPK: Fee Proyek untuk Bayar Utang Kampanye

Kamis, 11 Oktober 2018 23:11:50
Reporter : Hendra Brata
Korupsi Bupati Malang, KPK: Fee Proyek untuk Bayar Utang Kampanye

Jakarta (beritajatim.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Malang Rendra Kresna sebagai tersangka dalam dua perkara sekaligus terkait Penyediaan Sarana pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang dan proyek lainnya.

KPK menyebut, dalam kasus suap terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang dan gratifikasi dilakukan untuk membayar utang atau pinjaman uang yang digunakan untuk kampanye di Pilkada.
 
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, Rendra bersama sejumlah tim sukses, termasuk Ali Murtopo (AM) yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini melakukan pertemuan untuk membahas dana kampanye untuk proses pencalonan sebagai Bupati Malang periode 2010-2015.

"Setelah Bupati menjabat dilakukan proses pengumpulan fee proyek di Kabupaten Malang untuk kebutuhan pembayaran utang dana kampanye yang sudah dikeluarkan sebelumnya," kata Saut di kantornya, Kamis (11/10/2018).

Menurutnya, salah satu yang menjadi perhatian Rendra dan kawan-kawan adalah proyek di Dinas Pendidikan Pemerintahan Kabupaten Malang yang saat itu mendapatkan Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan di Tahun 2010, 2011, 2012, dan 2013, khususnya proyek pengadaan buku dan alat peraga pendidikan tingkat SD dan SMP.

Dalam melakukan perbuatannya RK diduga bersama-sama dengan mantan tim sukses saat pilkada pada 2010 dilakukan dan berupaya mengatur proses lelang pada pengadaan barang dan jasa secara elektronik atau e procurement.

"Tersangka RK (Rendra Kresna) diduga menerima suap dari tersangka AM (Ali Murtopo) sekitar Rp 3,45 miliar terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2011," kata Saut. [hen/suf]

Tag : korupsi malang

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal