Diajak Dugem Kakak Ipar, Siswi SMP Pulang Babak Belur

Rabu, 03 Oktober 2018 14:21:06
Reporter : Zamachsari
Diajak Dugem Kakak Ipar, Siswi SMP Pulang Babak Belur
Foto ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) - Apes betul nasib yang dialami oleh Mawar (nama samaran) siswi SMP asal Dusun Bangean, Desa Gunung Maddah, Kecamatan/Kabupaten Sampang. Saat pulang ke rumahnya, dia mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh dan tidak sadarkan diri. Dugaan kuat, gadis tersebut telah menjadi korban kekerasan seksual di tempat dugem (dunia gemerlap).

Singkat cerita, kejadian itu bermula saat korban hendak berangkat mengaji. Tetapi kemudian diajak oleh kakak ipar perempuannya untuk jalan-jalan ke Taman Bunga (TB) depan kantor Pemkab Sampang. Tak sampai di situ, selang beberapa jam, Mawar diajak lagi ke Surabaya.

"Saat ditanya oleh pihak keluarga, korban mengaku diajak oleh kakak ipar perempuannya ke salah satu club (tempat hiburan malam, red) di Surabaya. Tapi korban tidak diperbolehkan masuk lantaran tidak cukup umur. Namun, sekira pukul 01.00 WIB dini hari, korban masuk ke dalam club tanpa adanya pengawasan oleh pihak security," ujar Rofik, salah satu tokoh masyarakat Desa Gunung Maddah saat melapor ke Polres Sampang didampingi orang tua korban.

Lanjut Rofik, pihaknya mendapat pengaduan dari orang tua korban atas perbuatan yang dilakukan seorang pria atas bantuan kakak ipar perempuan korban. "Sebelum melapor ke Polres, kejadian ini bermula dari kakak ipar perempuan dan teman laki-lakinya. Diduga si pelaku telah melakukan penganiayaan dan pelecehan seks terhadap korban," imbuhnya.

Terpisah, Kabag Humas Polres Sampang, Ipda Eko Puji Waluyo, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga Desa Gunung Maddah ke Polres Sampang terkait dugaan kasus pelecehan seks terhadap anak di bawah umur.

"Kami sudah menerima laporan dari keluarga korban sore tadi. Untuk selanjutnya kami masih melakukan tahap penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mencari barang bukti," tandasnya. [sar/but]

Tag : asusila

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal