Hubungan Badan di Luar Nikah, AH Masuk Bui

Jum'at, 21 September 2018 22:21:09
Reporter : Zamachsari
Hubungan Badan di Luar Nikah, AH Masuk Bui

Sampang (beritajatim.com) - Seorang pemuda berinisial AH (16), warga Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, harus mendekam di tahanan Mapolres setempat. Itu setelah AH dilaporkan dalam kasus persetubuhan di bawah umur. Dia nekat menodai gadis berinisial RF (15).

Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman menjelaskan, persetubuhan di Desa Krampon terjadi pada Agustus 2017. Saat itu, korban diajak tersangka ke rumahnya. Sesampai di rumah sekira pukul 10.00 WIB, tersangka membawa korban ke dalam kamarnya.

Saat berduaan dengan kondisi kamar terkunci, tersangka memaksa korban untuk melakukan persetubuhan dengan membujuk akan menikahinya apabila hamil. "Tersangka bawa korban ke kamarnya lalu dikunci. Kemudian tersangka memaksa berhubungan badan," terangnya, Jumat (21/9/2018).

Lanjut Budi, meski tidak hamil namun atas kejadian tersebut pihak keluarga korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke polisi pada Juli 2018. "Penangkapan tersangka atas pelaporan dari keluarga korban. Sedangkan barang bukti yang kami amankan yaitu kaos lengan panjang warna hijau, celana jean warna hitam dan 1 lembar hasil USG dari rumah sakit," ujarnya.

Atas perbuatannya, AH terjerat Pasal 81 ayat 1 dan 2 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU No 1 Tahun 2016, tentang perubahan kedua UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, yaitu paling lama 15 tahun penjara dan denda Rp 15 miliar. [sar/suf]

Tag : asusila

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal