Terdakwa Mengaku Sakit, Sidang Kasus Penipuan Investasi Bodong Kembali Ditunda

Jum'at, 14 September 2018 19:19:27
Reporter : Nanang Masyhari
Terdakwa Mengaku Sakit, Sidang Kasus Penipuan Investasi Bodong Kembali Ditunda

Kediri (beritajatim.com) - Sidang kasus dugaan penipuan berkedok investasi di Pengadilan Negeri Kota Kediri kembali tertunda. Terdakwa yang merupakan direktur PT Brent Securities mengaku sedang dalam kondisi yang kurang sehat.

Terdakwa Suratna Gondo Prawiro mengaku sakit. Hakim menskors sidang dan terdakwa dilakukan pemeriksaan kesehatan di klinik terdekat.

Hasil tes kesehatan menunjukan terdakwa mengalami tekanan darah tinggi dan tidak bisa melanjutkan jalannya persidangan. Sehingga sidang ditunda kembali pekan depan.

Sebelumnya pada Selasa lalu sidang tersebut telah tertunda karena ketua majelis hakim sedang berada di luar kota. Kali ini sidang terpaksa ditunda lagi setelah terdakwa mengeluhkan dalam kondisi kurang sehat.

Dalam sidang kedua ini, terdakwa sempat dihadirkan di hadapan majelis hakim. Puluhan korban yang mengikuti jalannya sidang.

Putusan hakim untuk menunda sidang ini disesalkan oleh para korban. Salah satunya Hartono, warga Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Dia bersama para korban yang sudah menunggu lama proses persidangan. Mereka menilai tekanan darah tinggi yang dialami oleh terdakwa merupakan modus, untuk mengulur lamanya proses persidangan.

Dlam sidang serupa di daerah lain, terdakwa diketahui sempat mengalami pingsan. Untuk diketahui, kasus penipuan investasi bodong ini terjadi pada tahun 2014 lalu. Terdapat 859 nasabah di seluruh indonesia dengan kerugian hampir mencapai Rp 1 triliun. (nng/kun)

Tag : penipuan, kediri

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal