Dugaan Gratifikasi di Inspekstorat dan Diskoperindag Gresik, Polisi Periksa Saksi Tambahan

Rabu, 12 September 2018 18:44:07
Reporter : Deni Ali Setiono
Dugaan Gratifikasi di Inspekstorat dan Diskoperindag Gresik, Polisi Periksa Saksi Tambahan

Gresik (beritajatim.com) - Penyidik Kepolisian Resort Gresik memeriksa saksi-saksi tambahan terkait dengan gratifikasi yang melibatkan di dua instansi Pemkab Gresik. Yakni, Inspektorat dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik.

Dalam kasus gratifikasi itu, polisi telah memeriksa dua orang yakni Muhammad Kurniawan Yulianto ASN dari Inspektorat dan Agus Budiono selaku pejabat Diskoperindag Gresik.

"Setelah menjalani pemeriksaan, kedua orang itu bukan dilepas tapi menunggu alat bukti yang cukup," kata Kanit Tipiter Satreskrim Polres Gresik, Iptu Agung Joko Haryono kepada wartawan, Rabu (13/09/2018).

Ia menambahkan, hari ini (13/9) pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi-saksi tambahan. Langkah ini diambil guna melengkapi berkas alat bukti yang cukup sebelum menetapkan tersangka.

"Kalau alat buktinya sudah cukup tersangka segera kami tetapkan," tambahnya.

Saat ditanya siapa saja saksi tambahan yang diperiksa oleh penyidik aparat kepolisian, dijelaskan Agung Joko, dirinya masih merahasiakan saksi tambahan yang diperiksa.

"Sabar dulu nanti kalau sudah alat buktinya cukup siapa tersangkanya pasti segera kami umumkan," ungkapnya.

Seperti diberitakan, kasus gratifikasi ini muncul ke permukaan berawal saat pegawai Inspektorat Pemkab Gresik, Muhammad Kurniawan Yulianto menemukan ketidakberesan pembangunan stand Pasar Baru Gresik.

Stand tersebut dikelola oleh Diskoperindag Gresik. Karena tidak ingin berbuntut panjang, pejabat Diskoperindag memerintahkan kepada M Zain menemui pegawai Inspektorat Pemkab Gresik supaya melakukan tutup mulut. Setelah terjadi negosiasi akhirnya disepakati ada pelicin (gratifikasi) dari semula Rp 250 juta ditawar menjadi Rp 140 juta. Namun, sebelum uang diserahkan, kepergok tim saber pungli Polres Gresik. Sehingga, kedua ASN tersebut menjalani pemeriksaan oleh polisi. [dny/but]

Tag : korupsi gresik

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal