Penyandang Difabel di Bojonegoro Dapat SIM D Gratis

Selasa, 10 Juli 2018 20:18:29
Reporter : Tulus Adarrma
Penyandang Difabel di Bojonegoro Dapat SIM D Gratis

Bojonegoro (beritajatim.com) - Satlantas Polres Bojonegoro membebaskan biaya pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) D. SIM D ini diperuntukkan bagi orang dengan penyandang difabel. Hal itu dilakukan dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-72.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto mengatakan, pembuatan SIM D gratis ini dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-72. Untuk memperlancar terlaksananya acara, dirinya bekerjasama dengan Perkumpulan Disabilitas Bojonegoro (PDB).

"Jumlah penyandang difabel yang kami fasilitasi membuat SIM D dan SIM C sebanyak 21 orang. Namun dua peserta tidak lolos tes kesehatan, jadi hanya ada 19 orang yang lolos mengikuti tes praktek," kata Aristianto, Selasa (10/7/2018).

Puluhan kaum difabel tersebut, sebagian ada yang tuna rungu, tuna wicara, tuna daksa dan kelainan fisik lainnya. Pembuatan SIM D gratis digelar di halaman Satlantas Polres Bojonegoro, Selasa (10/7). Mereka juga diberi pengarahan berkendara yang baik dan aman.

Pemberian SIM D gratis terhadap penyandang difabel juga dimaksudkan agar warga berkebutuhan khusus bisa lebih produktif. "Semoga setelah mereka memiliki SIM D bisa lebih aktif dalam kehidupan setiap hari," tuturnya.

Salah seorang difabel, Jumali (40) warga Desa Penganten, Kecamatan Balen, Bojonegoro mengaku senang bisa memiliki SIM D yang sudah lama diidamkan. Setelah mempunyai SIM, lanjut dia, sudah tidak lagi khawatir kena tilang polisi.

"Alhamdulillah sudah bisa mendapat SIM. Senang sekali, baru kali ini saya memiliki SIM. Saya bisa mengadarai motor setelah motor saya modifikasi di bengkel sebelah rumah," tutur Jumali. [lus/kun]

Tag : sim, polres bojonegoro

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal