Kapolda Jelaskan Prosedur Tembak di Tempat dalam Pengamanan Lebaran

Rabu, 13 Juni 2018 12:50:54
Reporter : Deni Ali Setiono
Kapolda Jelaskan Prosedur Tembak di Tempat dalam Pengamanan Lebaran

Gresik (beritajatim.com) - Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan, semua anggota kepolisian yang bertugas jangan underestimate (meremehkan) saat mengamankan arus mudik maupun balik Lebaran. Penegasan itu disampaikan saat berkunjung ke pos pelayanan Lebaran di jalur Pantura Duduksampeyan, Gresik, Rabu (13/06/2018).

Lebih lanjut Machfud Arifin mengatakan, saat ini kondisi arus lalu lintas di Jawa Timur pada H-2 Lebaran relatif lancar. Jika dilihat dari berbagai media selama ini yang ramai ada di DKI Jaya, Jabar, dan Jateng. Sebaliknya di Jatim dari timur ke barat tidak terlalu padat. Bahkan, tahun lalu saat dipantau dari udara pemudik masih sepi.

Dalam pengamanan Lebaran kali ini, Polda Jatim melibatkan 10 ribu personil termasuk aparat gabungan. Orang nomor satu di Kepolisian Jatim itu mengimbau anggotanya mengantisipasi setelah libur Lebaran. Pasalnya, pada saat itu tempat-tempat rekreasi ramai dikunjungi oleh masyarakat.

"Seperti di Batu yang pada hari biasa saja sudah macet. Apalagi di libur Hari Raya Lebaran ditambah libur panjang masyarakat pasti kesana. Karena itu, keamannya ditingkatkan dibantu anggota TNI," tutur Machfud Arifin.

Saat ditanya tembak di tempat bagi yang mengganggu dalam pengamanan Lebaran. Dituturkan Machfud Arifin, kenapa harus ditembak jika tidak ada kejahatan. Tapi, kalau ada kejahatan ditembak saja.

"Kalau mengganggu keselamatan anggota maupun masyarakat silakan dilakukan tembak di tempat. Sebab, anggota sudah dilatih bagaimana menggunakan senjata saat kepepet. Jika patut dilakukan penembakan silakan tidak usah pakai aturan. Kalau ada begal silakan dihajar saja," tegasnya. [dny/but]

Tag : polisi

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal