ASN Tertipu Biro Travel Umroh PT Musafir Makkah Madinah Mojokerto

Senin, 16 April 2018 21:34:50
Reporter : Misti P.
 ASN Tertipu Biro Travel Umroh PT Musafir Makkah Madinah Mojokerto
foto: ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Jombang, RN (34) tertipu travel umroh PT Musafir Makkah Madinah di Jalan Pekayon 01/12C, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. 

Janji berangkat umroh pada 20 Desember 2017, tapi hingga kini belum berangkat. Korban menuturkan, telah melunasi biaya administrasi pembayaran umroh sebesar Rp 25.450.000. "Sudah mau berangkat tapi dapat pemberitahuan jika pemberangkatan ditunda tanggal 21 Desember. Tapi malamnya saya ditelepon oleh ibu Sri (tersangka)," ungkapnya, Senin (16/4/2018).

Masih kata korban, pemilik travel umroh, Sri Juanty (41) warga Wisma Sooko Indah Jalan Cakalang Blok DD Nomor 12 Sooko Mojokerto mengatakan jika korban tidak bisa berangkat. 

Lantaran Paspor milik korban expired dan masa aktifnya kurang dari tujuh bulan. "Saat itu, dia menjanjikan saya bisa berangkat umrah, Senin 25 Desember. Tersangka menyarankan mengurus cepat izin paspor di one day servis imigrasi Surabaya. Dia mengirimkan orang untuk mengantar saya mengurus paspor. Saya diantar sama orang suruhan Ibu Sri ke Madiun bukan ke Imigrasi Surabaya," jelasnya.

Ternyata perpanjangan paspor butuh beberapa hari. Akhirnya, dia berinisiatif mengambil sendiri paspor itu ke Madiun dan menyerahkannya ke PT Musafir Makkah Madinah yang diterima oleh karyawannya bersama Erna. 

"Karena tidak ada kepastian, saya datang ke biro travel dan meminta dana umroh dikembalikan 100 persen. Tapi katanya pemilik sedang berada di luar negeri dan menjanjikan akan mengembalikan tanggal 19 Januari 2018. Tapi sampai tanggal 10 Februari 2018 hingga tidak kunjung dikembalikan," katanya. 

Karena kesal, korban melaporkan penggelapan uang jemaah umroh tersebut ke Polres Mojokerto Kota, Senin (16/4/2018). 

Korban baru tahu jika pemilik travel umroh PT Musafir Makkah Madinah ditetapkan tersangka dan ditahan saat melapor di Polres Mojokerto Kota.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Suharyono membenarkan, jika korban telah melaporkan kasus penipuan dana umroh tersebut."Benar, korban sudah melapor dan sudah kami BAP. Sedangkan tersangka sudah kami tahan," ujarnya. 

Pihaknya menduga jumlah korban penggelapan dana jemaah umroh travel umroh PT Musafir Makkah Madinah di Jalan Pekayon 01/12C, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto berpotensi bertambah. 

Hal tersebut berdasarkan keterangan dari sejumlah korban yang sudah diperiksa.[tin/ted]

Tag : penipuan mojokerto

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal