Operasi Semeru di Banyuwangi, 10 Orang Meninggal

Rabu, 28 Maret 2018 08:43:18
Reporter : Rindi Suwito
Operasi Semeru di Banyuwangi, 10 Orang Meninggal

Banyuwangi (beritajatim.com) - Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Banyuwangi menyebut adanya penurunan jumlah angka kecelakaan selama operasi keselamatan semeru 2018, jika dibandingkan dengan operasi yang sama di 2017.

Satlantas mencatat, selama 21 hari operasi yang dilakukan jumlah kejadian kecelakaan sebanyak 38. Sedangkan data pada tahun lalu mencapai 41 kasus. Dari jumlah itu, tahun ini korban meninggal di jalan juga menurun, yakni sebanyak 10 orang.

"Tahun lalu jumlah korban meninggal 11 orang, meski beda namun ini ada tingkat menurun yang perlu diminimalisir kejadiannya. Sementara jumlah korban luka berat selama dua tahun sama yakni 2 orang, dan jumlah korban luka ringan tahun ini 45 orang, sedang tahun lalu sebanyak 59 orang," jelas Kasatlantas Polres Banyuwangi, AKP Ris Andrian Yudho Nugroho, Rabu (28/3/2018).

Dihitung dari kerugian materiil juga terbilang berbeda dan cenderung menurun. Tahun lalu, jumlah total kerugian materiil senilai Rp 53,3 juta, dan tahun ini hanya sekitar Rp 44,3 juta.

"Secara keseluruhan ada tiga poin tadi yang memang tercatat mengalami penurunan. Ada penurunan tapi belum segnifikan, sehingga kita terus lakukan langkah-langkah untuk menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Banyuwangi," ungkapnya.

Kedepan, kata Ris Andrian, terus berupayan untuk melakukan upaya pencegahan, sosialisasi, prehentif. Pihaknya berharap upaya itu tidak hanya dilakukan oleh petugas kepolisian, tetapi juga mengundang kesadaran bagi masyarakat.

"Dari pendidikan dan lapisan masyarakan juga turun peran aktif, sehingga tidak lagi terulang kejadian korban sia-sia berjatuhan di jalan," pungkasnya. [rin/suf]

Tag : lalu lintas

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal