Guru Ngaji Cabuli Tujuh Santri Selama Dua Tahun

Rabu, 14 Maret 2018 23:09:59
Reporter : Oryza A. Wirawan
Guru Ngaji Cabuli Tujuh Santri Selama Dua Tahun

Jember (beritajatim.com) - Seorang guru ngaji berinisial M (50), warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember dilaporkan mencabuli sejumlah santrinya yang masih berusia bocah. Dalihnya untuk pendisiplinan.

M mengajar ngaji selama 20 tahun di sebuah musala kecil di sana. Para santrinya rata-rata berusia 6-12 tahun. Selama dua tahun terakhir, M melakukan tindakan pendisiplinan dan memberi sanksi kepada santrinya dengan jalan tak wajar.

"Dia mencubit bagian dada dan meremas-remas payudara korban," kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo, Rabu (14/3/2018). Bahkan, ada kalanya M meraba kemaluan santri yang dihukum. Korban yang dicabuli paling kecil berusia enam tahun.

M berurusan dengan polisi setelah salah satu orang tua santri melapor ke polisi. "Dia kami amankan kemarin Selasa. Dia dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun maksimal 15 tahun," kata Kusworo. [wir/suf]

Tag : pencabulan

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal