Rekonstruksi Pembunuhan Miftakhul Huda Ada 22 Adegan

Jum'at, 09 Februari 2018 11:05:31
Reporter : Misti P.
Rekonstruksi Pembunuhan Miftakhul Huda Ada 22 Adegan
Rekonstruksi pembunuhan di Kabupaten Mojokerto. [Foto: Misti/bj.com]

 Mojokerto (beritajatim.com)--Sebanyak 22 adegan diperagakan dua pelaku pembunuhan Miftakhul Huda (33), warga Dusun Sawahan, Desa/Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, yang mayatnya ditemukan di parit sawah Dusun Kedawung Wetan, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Dua pelaku yakni, Nanda Taufanda (26), warga Lingkungan Balongkrai RT 02 RW 04, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto dan Moch Sholeh (26), warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto didatangkan ke lokasi. Ada tiga lokasi dengan 22 adegan.

Ratusan warga tampak antusias melihat jalannya rekontruksi di lokasi pembunuhan dan penemuan mayat. Meski dijaga petugas Kepolisian dan TNI, namun warga tetap berebut ke depan untuk melihat kedua pelaku melakukan aksi pembunuhan dengan 50 luka bacok di tubuh korban tersebut.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Feri mengatakan, rekonstruksi terhadap kasus pembunuhan pada tanggal 29 Januari 2018 lalu. "Rekonstruksi dilakukan di tiga lokasi yakni, di rumah korban, lokasi penemuan dan pembunuhan dengan total ada 22 adegan," ungkapnya, Jum'at (9/1/2018).

Masih kata Kasat, tidak ada fakta baru yang ditemukan dari rekonstruksi yang dilakukan dari kedua pelaku. Semua, tegas Kasat, sesuai dengan apa yang disampaikan pihaknya sebelumnya. Menurutnya, rekonstruksi dilakukan untuk lebih menyakinkan peran dari pesan masing-masing tersangka.

"Adegan pembunuhan sendiri mulai dilakukan di adegan ke 6, adegan 10 pelaku mengeluarkan sentaja tajam dan melakukan pembunuhan sampai di adegan ke 15. Sebelum korban tersungkur, pelaku mengambil dompet korban. Pelaku Nanda yang merupakan eksekutor yang juga teman kerja korban," jelasnya.

Sebelumnya, warga Dusun Kedawung Wetan, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto digegerkan dengan penemuan mayat, Senin (29/1/2018). Mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas dengan luka senjata tajam tersebut ditemukan di parit sawah.

Mayat pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 06.00 WIB. Mayat memakai celana jeans pendek warna biru, kaos warna hitam dan jaket warna orange. Mayat tergeletak dengan luka sentaja tajam di beberapa bagian tubuh.[tin/air]

Tag : pembunuhan, mojokerto

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal