Komplotan Ini Pecah Kaca Mobil dengan Busi Bekas

Kamis, 08 Februari 2018 17:58:11
Reporter : Ragil Priyonggo
Komplotan Ini Pecah Kaca Mobil dengan Busi Bekas

Surabaya (beritajatim.com) - Tim Anti Bandit Polsek Lakarsantri Surabaya melakukan penangkapan terhadap dua dari empat pelaku pecah kaca yang kerap beroperasi di Surabaya Barat. Dua pelaku yang dibekuk itu adalah Bakarusein (39) dan Kiki Romli Juanda (25) keduanya berasal dari Komering Ilir, Sumatera Selatan.

"Kompolotan ini sengaja merantau ke Surabaya untuk aksi pecah kaca," kata Kapolsek Lakarsantri Surabaya Kompol Dwi Heri Sukiswanto menjelaskan, mereka dibekuk di Jalan Raya Made Surabaya, Kamis (8/2/2018).

Sebelum dua pelaku ini diamankan, komplotan pecah kaca baru saja melakukan aksinya di Jalan Raya Made Surabaya pada, Rabu (7/2/2018). Mereka memecah kaca mobil milik Hartonigio (48) warga Rungkut.

Di hadapan petugas, Bakarusein mengakui terpaksa nekat melakukan aksi kejahatan di Surabaya ini diajak sama dua rekannya yang kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dalam melancarkan aksinya, komplotan pecah menggunakan pecahan busi motor," lanjut Dwi Heri.

Sehingga sebelum beraksi, dua pelaku yang kos di Jalan Manukan Tama Surabaya ini, terlebih dulu mencari busi bekas, usai mendapatkan alat kejahatan, busi terlebih dulu dipecah hingga menjadi butiran-butiran seperti marmer kaca kecil. "Pecahan kecil itulah yang dilempar ke kaca mobil hingga retak," jelas Bakarusein saat ditanya petugas.

Kelompok ini memecah kaca mobil Toyota nopol L 610 WI milik korban dengan menggunakan pecahan busi, sehingga retak kemudian mendorong kaca yang sudah retak tersebut dengan kedua telapak tangan ke arah dalam.

"Begitu pecah, mereka mengambil tas berisi laptop milik korban serta barang apa saja yang ada dalam mobil korban," lanjut  Dwi Heri.

Beruntung pada saat kejadian itu anggota Tim Antibandit Polsek Lakarsantri sedang kring serse di Jalan Raya Made Surabaya. Ada warga yang memberitahu bahwa pelaku yang diduga jambret. Mendapat laporan itu, kemudian dilakukan pengejaran oleh anggota sampai masuk kampung melewati Gang Buntu.

"Karena gugup, mereka meninggalkan sepeda motor di gang buntu lalu berusaha kabur," tambah Dwi Heri.

Dari hasil introgasi ternyata pelaku tersebut adalah pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil dari luar pulau Jawa. Mereka sengaja kost di Surabaya guna melancarkan aksi.

"Pengakuannya baru sekali ini, namun petugas tidak begitu saja percaya karena mereka mahir dalam memecahkan kaca. Kasus ini kini masih dalam pengembangan," tukas Dwi Heri.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku kasus pencurian dengan pemberatan pasal 363 KUHP ini berupa Yamaha Jupiter MX L 4482 WL milik pelaku dan tas hitam berisi laptop milik korban. [gil/but]

Tag : jambret

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal