Hamili Tetangga Sendiri, Syamsul Ditangkap Polisi

Sabtu, 06 Januari 2018 19:31:59
Reporter : Misti P.
Hamili Tetangga Sendiri, Syamsul Ditangkap Polisi

Mojokerto (beritajatim.com) - Syamsul Huda (25) warga Dusun Garung, Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto ditangkap pihak kepolisian. Pasalnya, pelaku telah menghamili tetangganya yang masih dibawa umur hingga hamil 7 bulan.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Suharyono membenarkan, pihaknya telah mengamankan pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Korban tidak berani melapor orang tuanya hingga orang tua korban curiga dan menanyakan ke korban," ungkapnya, Sabtu (6/1/2017).

Masih kata Kasat, aksi bejat pelaku dilakukan terhadap korban terjadi pada bulan April 2017 lalu. Saat itu, pelaku yang masih tetangga korban mendatangi rumah korban yang dalam keadaan sepi. Pelaku langsung menutup semua pintu dan cendela dan melakukan aksi bejat terhadap pelaku.

"Saat itu, korban berada di rumah sendiri. Pelaku datang dan masuk ke rumah korban lalu menutup semua pintu dan langsung melakukan aksi bejatnya. Aksi bejat pelaku baru terbongkar setelah orang tua korban merasa curiga dengan keadaan anaknya," katanya.

Kasat menjelaskan, jika korban hampir dua bulan tidak menstruasi sehingga orang tua korban memeriksakan anaknya ke dokter setempat. Dari hasil pemeriksaan dokter terhadap korban diketahui jika korban sedang hamil 7 bulan. Korbanpun didesak dan mengaku jika dihamili pelaku.

"Korban baru mengaku jika telah dicabuli tetangganya sendiri, orang tua korban kemudian melapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto Kota. Setelah melakukan pemeriksaan dan barang bukti dan hasil visum, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku," ujarnya.

Pelaku berhasil ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan dan langsung diamankan ke Mapolres Mojokerto Kota. Pelaku dijerat Pasal 81 (1)(2) jo Lasal 82 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.[tin/kun]

Tag : cabul mojokerto

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal