Kasus Pencatutan Nama Wartawan, Sejumlah Saksi Diperiksa

Jum'at, 13 Oktober 2017 04:09:22
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Kasus Pencatutan Nama Wartawan, Sejumlah Saksi Diperiksa

Ponorogo (beritajatim.com) - Kasus pencatutan nama wartawan terus bergulir. Setelah resmi melaporkan ke Sat Reskrim Polres Ponorogo, Rabu (10/10/2017) lalu, sejumlah saksi juga diperiksa.

Di antaranya, Annas Karunia Illahi dan Pujo Kastowo. Annas dari ICWP (Info Cegatan Wilayah Ponorogo) dicerca beberapa pertanyaan, mulai dari aliran donasi dana kepada korban kecelakaan Miftah dan penggunaannya.

Pujo sebagai ayah dari korban juga diperiksa. Sama hal nya dengan Annas, Pujo ditanya tentang dana yang masuk. Serta tentang kebenaran apakah dimintai oleh terlapor AA untuk membayar wartawan masing-masing Rp 5 juta.

"Beberapa saksi sudah diperiksa. Pak Pujo dicerca beberapa pertanyaan. Kasus ini tetap berlanjut. Tidak ada namanya berhenti," kata kuasa hukum wartawan Ponorogo, Ari Hersofiawanudin

Bilowo, sapaan akrab Ari Hersofiawanudin mengatakan, kasus pencatutan nama wartawan memang mengerucut ke pasal penggelapan dan penipuan. Karena, wartawan di Ponorogo merasa tidak meminta dan menerima.

"Sedangkan dana dari pak Pujo sudah diberikan ke terlapor. Padahal wartawan tidak menerima dan meminta sepeser pun," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, penggalangan dana untuk korban kecelakaan Miftah setahun lalu melebar. Pasalnya, setelah setahun, muncul wartawan dituduh meminta dan menerima uang donasi.

Namun, dari puluhan wartawan di Ponorogo tidak meminta maupun menerima uang sepeser pun. Padahal, bapak korban, melalui ICWP (Info Cegatan Wilayah Ponorogo-red), mengatakan, bahwa sudah memberi uang per wartawan sebesar Rp 5 juta. [mit/suf]

Tag : penggelapan

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal