Warga Ponorogo Sebar Ujaran Kebencian, Ini Akibatnya

Kamis, 12 Oktober 2017 00:32:54
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Warga Ponorogo Sebar Ujaran Kebencian, Ini Akibatnya

Ponorogo (beritajatim.com) - Karena menyebarkan ujaran kebencian di media sosial, salah satu warga Ponorogo hampir merasakan pengapnya penjara. Adalah Sugeng Hariyadi, warga Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo.

Berawal dari postingan donasi Miftah, yang mencatut nama wartawan, pelaku mengomentari, 'maling yo ra ngaku boss... wartawan gat*ll'. Tentu hal itu membuat wartawan di Ponorogo bereaksi.

Setelahnya, pelaku dipanggil dan dimintai keterangan di sat reskrim Polres Ponorogo. "Memang sengaja. Agar tidak sembarangan berkomentar," kata Hendras Abu Rakha, salah satu wartawan televisi nasional, Rabu (11/10/2017).

Dia mengaku, jika tidak begitu, akan banyak ujaran kebencian yang beredar. Dan semua orang yang aktif bermedia sosial lebih hati-hati dalam berkomentar.

Sementara, Sugeng Hariadi, mengakui kekurang hati-hatiannya dalam berkomentar. Dia berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut

"Saya minta maaf. Saya berjanji tidak akan mengulanginya kembali. Ini terakhir kali," teragnya sambil menunjukkan pernyataan permintaan maaf. [mit/suf]

Tag : ujaran kebencian

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal