Laporkan Pencatutan Nama Wartawan ke Polisi

Rabu, 11 Oktober 2017 14:25:39
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Laporkan Pencatutan Nama Wartawan ke Polisi
Sejumlah wartawan di Ponorogo saat melapor ke Polres setempat. [Foto: pramita/bj.com]

Ponorogo (beritajatim.com)-- Penggalangan dana untuk korban kecelakaan Miftah setahun lalu ternyata menimbulkan masalah. Pasalnya, setelah setahun, muncul tudingan kepada wartawan yang diduga meminta dan menerima uang donasi.

Namun, dari puluhan wartawan di Kabupaten Ponorogo tidak ada yang meminta maupun menerima uang sepeser pun dari hasil donasi kepada Miftah. Di sisi lain, bapak korban melalui ICWP (Info Cegatan Wilayah Ponorogo) mengatakan bahwa sudah memberikan uang per wartawan sebesar Rp 5 juta.

"Pak Pujo mengatakan telah memberikan uang kepada wartawan. Uang tersebut diminta koordinator penggalangan dana sosial berinisial AA," kata kuasa hukum wartawan Ponorogo, Ari Hersofiawanudin.

Bilowo--sapaan akrab Ari Hersofiawanudin--menjelaskan, tak jelas siapa yang menerima uang dari orang tua Miftah. Pada Rabu (11/10/2017), Bilowo melaporkan masalah ini ke Polres Ponorogo.

"Kami sudah melaporkan terkait penerimaan uang dari keluarga Pak Pujo. Padahal tidak yang ada menerima dari kalangan wartawan. Kami melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan," tambahnya.

Dia mengaku, yang dilaporkan adalah kelompok sosial penggalang dana atas nama seseorang dengan inisial AA. Laporan sudah resmi di Satreskrim Polres Ponorogo. [air/mit]

Tag : penggelapan

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal