Kemenkumham: Tiada Ampun Bagi Sipir Lapas Terlibat Narkoba

Rabu, 11 Oktober 2017 14:23:26
Reporter : M. Ismail
Kemenkumham: Tiada Ampun Bagi Sipir Lapas Terlibat Narkoba
Kakanwil Kemenkumham Susi Susilawati

Sidoarjo (beritajatim.com) - Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur Susi Susilawati berpendapat untuk kasus pengguna atau kepemilikan narkoba penanganannya di rehabilitasi bukan dimasukkan ke dalam lapas.

Pasalnya kapasitas lapas yang ada di Jatim, kebanyakan sudah over kapasitas atau overload.
Antara kapasitas bangunan dengan penghuni atau warga binaan, sudah tidak sepadan.

"Seperti di Sidoarjo ini, jumlah warga binaan yang ada di Lapas Kelas ll A Delta Sidoarjo sudah melebihi kapasitas atau overload tiga kali lipat. Kapasitasnya 450 an, penghuni di dalam sekitar 1500 orang," katanya di sela-sela pisah kenal Ka Lapas Kelas llA Delta Sidoarjo Rabu (11/10/2017).

Susi juga menanggapi soal statement Kepala BNN Komjen Budi Waseso yang menyatakan hukuman mati bagi oknum lapas yang terlibat narkoba.

Menurut Susi, pihaknya selama ini sudah berusaha maksimal menghilangkan peredaran narkoba di lapas. Sejauh ini petugas lapas yang terlibat juga ditindak tegas sesuai arahan Kemenkumham dan Undang-undang yang berlaku.

"Tiada ampun bagi oknum yang terlibat narkoba. Yang terlibat, bisa kena sanksi penundaan pangkat dan pemecatan serta proses hukum sesuai aturan yang ada," tegasnya.

Susi juga tidak memungkiri jumlah petugas lapas dengan warga binaan yang diawasi, jumlah tak sebanding.
Ratusan warga binaan yang ada, hanya diawasi sekitar 10 petugas.

Jelas, tambah Susi, pengawasan akan tidak berjalan maksimal. Meski demikian, pihaknya terus melakukan pengawasan secara maksimal.
"Dengan perekrutan pegawai baru, nantinya akan memberi warna baik dalam pengawasan terhadap warga binaan," imbuhnya.

Masih kata Susi, makanya untuk kasus pengguna narkoba, tidak dimasukkan ke lapas, melainkan di rehabilitasi. "Kalau tetap masuk dan di dalam berkumpul dengan kurir serta bandar, pastinya ada kerawanan baru dan mereka bisa berkolaborasi di dalam lapas," papar Susi.

Jika BNN sudah tahu permasalahan di dalam Lapas, seharusnya BNN juga ikut membantu. Susi juga setuju dengan hukuman mati bagi petugas lapas yang terlibat narkoba, termasuk para petugas di instansi penegak hukum. (isa/ted)

Tag : lapas sidoarjo

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal