Polwan Turut Antisipasi Karhutla di Mojokerto

Selasa, 12 September 2017 19:17:28
Reporter : Misti P.
Polwan Turut Antisipasi Karhutla di Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) - Sebanyak 350 personil berbagai elemen disiagakan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polres Mojokerto. Ratusan satuan tugas (satgas) dari berbagai elemen tersebut mengikuti apel gelar pasukan yang digelar di halaman Mapolres Mojokerto, Selasa (12/9/2017).

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, karhutla jika di tingkat provinsi maka tanggungjawab Dinas Kehutanan Provinsi, namun jika di kabupaten maka bupati sebagai ketua. "Tadi malam, daerah Cembor di Kecamatan Pacet terjadi kebakaran hutan dan beberapa hari sebelumnya lahan tebu di Puri," ungkapnya.

Tak hanya TNI/Polri, dalam satgas tersebut juga turut terlibat sejumlah elemen masyarakat seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, polisi hutan (polhut) serta polisi wanita (polwan). Kapolres menjelaskan, tidak ada yang berbeda meski dalam penangganan karhutla mengikutsertakan keterlibatan polwan.

"Semua sama, tidak ada yang beda. Jika ada korban perempuan maka yang efektif melakukan evakuasi adalah polwan. Dalam karhutla, jangan sampai ini ada kesengajaan atau kelalaian sehingga kita akan sosialiasasikan di spanduk dan media untuk menghimbau tidak membakar lahan," katanya.

Karena, tegas Kapolres, kasus karhutla banyak ditemukan terjadi karena membakar lahan sendiri. Jika memang ditemukan warga yang membakar lahan, menurutnya, penegangan hukum merupakan hal yang terakhir tapi yang paling penting yakni bagaimana melakukan pencegahan.

"Inilah fungsinya satgas dibentuk untuk mempermudah penangganan karhutla. Kita akui, mobil damkar hanya bisa sampai di titik tertentu sehingga perlu ada keterlibatan dan penambahan alat sehingga relawan dibekali alat yang memadai untuk memadamkan api tidak hanya membawa badan saja," tuturnya.

Kapolres menambahkan, jika masalah karhutla tidak bisa lagi ditanggani maka status akan ditingkatkan menjadi status bencana. Saat itu, maka BNPB akan turun. Namun, tegas Kapolres, saat ini karhutla di wilayah hukum Polres Mojokerto masih bisa ditanggani satgas di Mojokerto.[tin/kun]

Tag : polres mojokerto

Berita Terkait

Kanal Hukum & Kriminal