Gerry Dihukum Bukan karena Pesta Gay

Selasa, 15 Agustus 2017 18:24:40
Reporter : Nyuciek Asih
Gerry Dihukum Bukan karena Pesta Gay

Surabaya (beritajatim.com) - Fendy Gerry Foe salah satu peserta party gay yang sempat menghebohkan ini dihukum tiga bulan penjara oleh majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana. Namun, Fendy dinyatakan bersalah bukan karena pesta nyeleneh yang dia lakukan melainkan karena kedapatan membawa senjata tajam jenis parang.

Hakim Anne menyatakan, Fendy terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah membawa sajam jenis parang tanpa ada izin dari pihak yang berwenang sesuai pasal 2 ayat 1 UU RI Nomor 12 tahun 1951. “Menjatuhkan hukuman tiga bulan penjara kepada terdakwa Fendy Gerry Foe,” ucap hakim Anne membacakan amar putusannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (15/8/2017).

Vonis yang dijatuhkan hakim Anne terhadap Fendy ini terbilang sangat ringan. Pasalnya pada sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum Suparlan Hadiyanto menuntut Fendy dengan hukuman satu tahun penjara. Tak hanya itu, pada sidang sebelumnya diluar dugaan hakim Anne juga menangguhkan status penahanan mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) ini.

Atas vonis ini, maka sudah dipastikan Fendy kembali bisa menghirup udara bebas. Vonis tiga bulan dari hakim Anne ngepres dengan masa tahanan yang dijalani Fendy selama kasus ini ditangani Polrestabes Surabaya. “Vonis hakim kan tiga bulan, klien saya (Fendy) sendiri sudah ditahan kurang lebih tiga bulan,” kata Marthen H Toelle, kuasa hukum Fendy usai sidang.

Sementara itu, jaksa Suparlan mengaku bakal mengambil upaya hukum banding atas vonis ringan ini. “Kalau saya banding atas vonis ini,” tegas jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya ini.

Dalam dakwaan dijelaskan, kasus ini berawal saat petugas Polrestabes Surabaya melakukan penggrebekan party gay di Hotel Oval di Jalan Diponegoro pada April 2017. Usai melakukan penggrebekan, polisi lantas membawa para pelaku party gay salah satunya yaitu Fendy ke kantor Polrestabes Surabaya untuk diperiksa.

Setiba di kantor Polrestabes Surabaya, polisi lantas menggeledah mobil nopol L-9651-H milik Fendy. Polisi menemukan satu buah sajam jenis parang dengan panjang 50 cm yang dibungkus sarung warna hitam. Sajam tersebut disimpan dibawah jok tempat duduk sopir. [uci/but]

Tag : homo

Berita Terkait

Komentar

Kanal Hukum & Kriminal